Hiburan

Morgan Oey: Berakting di Love is A Bird Lebih Main di Rasa

Oleh: Admin Selasa 12 Nov 2019, 08:21 WIB
Morgan Oey/Ayojakarta.com - Istihanah Soejoethi

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Morgan Oey merasa tertantang saat berakting dalam film Love is A Bird. Dalam film garapan sutradara Richard Oh ini, Morgan lebih mengandalkan emosi dan ekspresi ketimbang dialog. 

\"Tantangannya lebih main di rasa. Seperti di lihat di trailernya, film ini sangat mengandalkan ekspresi, emosi, tidak melulu diucapkan dengan dialog,\" ujar aktor berusia 29 tahun itu, ketika jumpa pers di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019). 

Tantangan lainnya, menurut Morgan Oey adalah mengekplorasi tokoh Remi dengan caranya sendiri. Maklum, Richard Oh merupakan sutradara yang dikenal tidak kaku dengan skenario untuk filmnya. 

AYO BACA : Morgan Oey Tak Kaget Jadi Pemeran Pembantu di \'Love is A Bird\'

\"Justru tantangannya di situ (eksplorasi peran Remi). Karena kalau akting dengan pakem-pakem yang sudah, sudah ada blue print-nya jadi sudah ada contohnya. Kalau (karakter) benar-benar dari interpretasi kita, kan yang menentukan hasil akhirnya adalah kita. Di situ tantangannya,\" jelas pria bernama lengkap Handi Morgan Winata itu. 

Meski bukan pemeran utama, Morgan Oey mengaku tetap berusaha semaksimal mungkin memerankan tokoh Remi dalam Love is A Bird. 

\"Untuk karakter Remi, saya berusaha untuk mencapai karakter itu. Untuk menyampaikan karakter Remi tuh seperti apa, karena lebih main ke dalam,\" pungkas aktor asal Pontianak itu. 

AYO BACA : Sering Main Film Indonesia, Bront Palarae Masih Kesulitan Dialog

TAGS:
Reporter Admin
Editor Aldi Gultom