Hiburan

MV Lagu Jump Diduga Dibuat Pakai AI, BLACKPINK Banjir Kritikan Pedas

Oleh: Admin Minggu 13 Jul 2025, 10:17 WIB
MV Lagu Jump Diduga Dibuat Pakai AI, BLACKPINK Banjir Kritikan Pedas

AYOJAKARTA.COM - Setelah lebih dari 1.000 hari vakum sebagai grup, BLACKPINK kembali mengejutkan publik dengan merilis lagu baru bertajuk “JUMP” saat pembukaan tur dunia DEADLINE di Seoul, Korea Selatan.

Video musik (MV) resminya dirilis pada 11 Juli 2025 waktu Korea, menandai kembalinya mereka ke industri musik sebagai satu kesatuan.

Namun, alih-alih disambut hangat, MV “JUMP” justru menuai kritik tajam. Banyak penggemar menilai video ini terasa terburu-buru, kurang identitas khas BLACKPINK, dan miskin koreografi.

Baca Juga: Lanjutkan Tur BLACKPINK Ke Los Angeles, Jennie Pakai Outfit Nyeleneh dengan Sepatu Setengah Nyeker

"Ada beberapa hal yang membuat saya kurang nyaman, seperti tidak adanya koreografi, intro Rosé yang tertunda, dan suara di outro Lisa dan Jisoo yang terpotong aneh", tulis seorang penonton di media sosial Reddit.

Beberapa bahkan menyoroti detail aneh dalam visual yang kemudian dicurigai dibuat menggunakan teknologi AI.

Sejak teaser pertama muncul, spekulasi penggunaan AI sudah bermunculan. Begitu versi lengkapnya tayang, penonton mulai menyadari kejanggalan seperti ekspresi karakter yang kaku, distorsi ruang, serta transisi suara yang tidak mulus.

Kritikan menyasar pada keputusan YG Entertainment yang dinilai terlalu bergantung pada AI meski memiliki anggaran besar dan akses sumber daya manusia berkualitas.

Baca Juga: Bocoran Drama Korea Our Movie Episode 9, Cinta Jeon Yeo Been dan Namkoong Min Tidak Direstui

"Kenapa BLACKPINK harus pakai AI kalau mereka punya dana dan artis profesional? Ini terlihat seperti video buatan fans," komentar seorang netizen di Reddit.

Meski begitu, beberapa fans membela MV “JUMP” sebagai karya khas sutradara Dave Meyers yang dikenal dengan gaya visual surealis dan eksperimental.

Situs TheBiasList bahkan memuji genre hardstyle lagu ini karena berhasil memunculkan energi tinggi dan atmosfer ceria, meski mengkritik bagian chorus yang dianggap kurang eksplosif.

Dari sisi pencapaian, “JUMP” tetap membuktikan kekuatan BLACKPINK di pasar global. Lagu ini menduduki puncak tangga lagu real-time di Korea, seperti Naver dan VIBE, serta memimpin chart YouTube global dengan 27 juta penayangan dalam sehari.

Baca Juga: Top 30 Peringkat Brand Reputasi Kategori Aktor Drama, Squid Game 3 Buat Lee Jung Jae Rajai Puncak!

Di Tiongkok, lagu ini meraih sertifikasi platinum di QQ Music, sementara di Jepang menempati No.1 di AWA Hot Trending Songs.

BLACKPINK juga resmi menggandeng The Orchard sebagai mitra distribusi baru, menggantikan Interscope Records yang sebelumnya menangani rilis mereka sejak 2018.

Kolaborasi ini menandai era baru dalam perjalanan grup yang kini sedang menjalani tur dunia di 16 kota besar.

Walau kontroversial, “JUMP” menjadi bukti bahwa BLACKPINK masih menjadi topik hangat di industri musik global.

Baca Juga: Profil Choi Yu Ri, Anak Jo Jung Suk yang Berubah Jadi Zombie dalam Film Korea Zombie Daughter

Reporter Admin
Editor Katarina Erlita