Hiburan

Bukan Hanya Modal! BNI Ubah Industri Film Lewat Dukungan Penuh untuk Film Timur

Oleh: Gita Esa Hafitri Senin 15 Des 2025, 07:00 WIB
Bukan Hanya Modal! BNI Ubah Industri Film Lewat Dukungan Penuh untuk Film Timur

AYOJAKARTA.COM -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali mempertegas peran aktifnya dalam mendukung akselerasi pengembangan ekonomi kreatif di tingkat nasional.

Komitmen ini kini terwujud melalui dukungan nyata terhadap film Timur, sebuah karya debut yang disutradarai oleh Iko Uwais, yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 18 Desember 2025.

BNI mengimplementasikan dukungan tersebut melalui serangkaian kegiatan promosi yang masif, termasuk sesi meet and greet dan acara nonton bareng di beberapa kota besar.

Rangkaian kegiatan promosi tersebut digelar secara berturut-turut pada 13–14 Desember 2025 di kota Surabaya, Semarang, dan Bandung. Program ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari masyarakat.

Kegiatan ini secara langsung melibatkan kru produksi dari Uwais Pictures dan para pemeran utama film, menjadi bagian dari upaya strategis untuk mendekatkan karya sinema anak bangsa kepada khalayak publik menjelang penayangan perdananya di tingkat nasional.

Kegiatan nonton bareng yang berlangsung pada 13 Desember 2025 di Surabaya dan Semarang mencatat kehadiran para pemeran kunci, termasuk Raffi Ahmad, Jimmy Kobogau, Auffa Assegaf, dan Yentonius Jerriel Ho.

Tingginya minat penonton di kedua kota tersebut secara jelas menggambarkan antusiasme publik yang besar terhadap film aksi-drama ini, yang mengangkat nilai-nilai universal mengenai keluarga dan persaudaraan.

Khusus di Semarang, BNI juga mendirikan booth activation khusus sebagai upaya memperkuat interaksi langsung dengan para pengunjung dan penggemar film.

Selanjutnya, kegiatan promosi serupa di Bandung yang diselenggarakan pada 14 Desember 2025 bertempat di CGV 23 Paskal Shopping Center. Acara di Kota Kembang ini turut dihadiri oleh Executive Producer film Timur, Nagita Slavina.

Kehadiran jajaran produser dan pemain kunci di Bandung menjadi daya tarik tersendiri yang sukses menarik perhatian penonton.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa dukungan yang diberikan BNI terhadap film Timur merupakan wujud dari komitmen perseroan dalam memacu sektor ekonomi kreatif.

Sektor ini dipandang sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang potensial, sekaligus menjadi wadah krusial untuk pengembangan talenta muda nasional.

"Industri film memegang peran yang sangat strategis dalam menciptakan dampak ekonomi dan sosial secara luas. Dampak tersebut meliputi pemberdayaan talenta lokal hingga penguatan ekosistem ekonomi kreatif secara menyeluruh," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya.

"BNI mendukung film Timur sebagai karya asli anak bangsa yang kami yakini berpotensi memberikan nilai tambah dan inspirasi positif bagi generasi muda," tambahnya.

Dari sisi kreator, Executive Producer Timur, Raffi Ahmad, memberikan penilaian positif terhadap film ini.

Menurutnya, kekuatan film ini terletak pada alur cerita yang relevan dengan nilai-nilai universal, didukung oleh kualitas produksi yang autentik dan berstandar tinggi.

"Film ini membawa pesan tentang nilai keluarga dan persaudaraan yang sangat kuat. Ini adalah karya yang layak dan harus disaksikan oleh masyarakat luas," ungkap Raffi.

Pendapat senada disampaikan oleh Executive Producer lainnya, Nagita Slavina. Ia menuturkan bahwa proses kreatif dalam pembuatan film Timur melibatkan kolaborasi intensif dari talenta-talenta lokal dengan semangat kerja yang tinggi.

Menurut Nagita, respons positif dan antusiasme penonton yang terlihat selama rangkaian acara nonton bareng menjadi indikator kuat bahwa film ini memiliki kemampuan untuk menyentuh emosi penonton sekaligus memberikan hiburan yang berkualitas.

Respons yang ditunjukkan oleh penonton di berbagai kota di Pulau Jawa dengan jelas memperlihatkan apresiasi mereka terhadap kualitas koreografi laga khas Uwais Team.

Tidak hanya itu, penonton juga mengapresiasi kedalaman emosi yang diangkat dalam alur cerita film tersebut.

Antusiasme yang meluas ini secara kolektif menegaskan bahwa sektor film memegang potensi besar sebagai bagian penting dari rantai nilai ekonomi kreatif nasional.

Rantai nilai ini mencakup segala proses, mulai dari tahapan produksi kreatif hingga konsumsi hiburan oleh masyarakat.

Melalui dukungan proaktif terhadap film Timur, BNI secara tegas menunjukkan perannya sebagai agen pembangunan yang melampaui fokus tradisionalnya di sektor keuangan.

BNI aktif mendorong pertumbuhan sektor-sektor produktif yang berbasis pada kreativitas dan inovasi anak bangsa.

Dengan jadwal penayangan nasional yang dimulai pada 18 Desember 2025, film Timur diharapkan mampu memperkuat daya saing industri film Indonesia di kancah global.

Lebih dari itu, film ini diharapkan dapat menegaskan kembali posisi ekonomi kreatif sebagai salah satu motor pertumbuhan baru yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Reporter Gita Esa Hafitri
Editor Gita Esa Hafitri