Hiburan

Lika-liku Perjalanan Karier Morgan Oey, dari Boyband hingga Jadi Duta Festival Film Indonesia 2026

Oleh: Katarina Erlita
Morgan oey, Duta FFI 2026. (Sumber: Festival Film Indonesia.)

AYOJAKARTA.COM - Morgan Oey resmi terpilih menjadi Duta Festival Film Indonesia (FFI) 2026.

Kabar ini mencuri perhatian publik dalam peluncuran FFI di Senayan, Jakarta yang dilangsungkan pada Kamis, 18 Juni 2026.

Morgan Oey mengaku sangat terkejut saat dihubungi oleh komite FFI. Namun, setelah berdiskusi dengan Prilly Latuconsina, ia langsung setuju.

"Enggak nyangka sih sebenarnya pas Mas Rangga nelpon. Terus setelah ngobrol juga sama Prilly :atuconsina, akhirnya muncul kata 'gas'. Gas, oke!" ujar Morgan.

Perjalanan karier pria kelahiran Singkawang ini memang sangat dinamis. Morgan memulai langkahnya di dunia hiburan sebagai anggota boyband SM*SH pada tahun 2010.

Saat itu, ia sangat populer di kalangan anak muda karena penampilan enerjiknya.

Pesona visual dan suaranya yang khas membuatnya memiliki banyak penggemar setia.

Namun, pada tahun 2013, Morgan Oey membuat keputusan besar untuk keluar dari grup tersebut demi fokus berakting.

Transisi dari penyanyi menjadi aktor tidaklah mudah bagi Morgan. Ia sempat mendapatkan stigma negatif dari masyarakat.

"Perjalanan dari awal karier berlika-liku, banyak banget yang bilang cuma aji mumpung karena saya bisa dibilang cross line dari yang dulunya nyanyi sampe sekarang akhirnya main film," ungkap Morgan.

Alih-alih menyerah, ia memilih untuk terus mengasah kemampuannya melalui sinetron, FTV, hingga series.

Kini kerja keras pria berusia 36 tahun tersebut mulai membuahkan hasil yang manis di layar lebar.

Ia telah membintangi berbagai film sukses seperti Assalamualaikum Beijing, Belok Kanan Barcelona, hingga Sleep Call.

Tahun lalu menjadi puncak prestasinya ketika ia meraih nominasi Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik lewat film Pengepungan Di Bukit Duri.

Prestasi ini membuktikan konsistensinya selama hampir 15 tahun berkarya di industri hiburan.

Kini, sebagai Duta FFI 2026, Morgan tidak ingin sekadar menjadi wajah promosi.

Ia justru merasa rendah hati dan menganggap posisi ini sebagai kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang sinema Indonesia.

Morgan bahkan berencana mengikuti program masterclass yang disediakan oleh komite.

"Sebenarnya ini bisa jadi kesempatan buat saya gitu. Karena saya juga wawasannya masih belum terlalu banyak tentang sinema Indonesia," akunya secara jujur.

Morgan Oey memosisikan dirinya sebagai "penumpang baru" yang siap berkontribusi bagi kemajuan perfilman Tanah Air.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita