Hiburan

Penyebab Marissa Haque Tutup Usia Diduga Akibat Kanker Laring, Ini Gejala dan Cara Penanganannya

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 02 Okt 2024, 14:17 WIB
Penyebab Marissa Haque Tutup Usia Diduga Akibat Kanker Laring

AYOJAKARTA.COM - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia setelah Marissa Haque, aktris sekaligus politisi ternama, meninggal dunia diduga akibat kanker laring atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai laryngeal carcinoma.

Penyakit yang menyerang kotak suara ini membawa kesedihan mendalam bagi keluarga dan penggemarnya.

Sebelum wafat, Marissa sempat mengeluhkan gejala kanker tersebut seperti pesan yang beredar luas di grup WhatsApp.

Baca Juga: Cuma Rp1 Jutaan! Cek Spesifikasi dan Fitur OPPO A38 yang Rilis Ditahun 2023 Tapi Oke Banget

Kanker laring adalah jenis kanker yang berkembang di laring atau kotak suara.

Laring sendiri merupakan organ penting yang berperan dalam proses bernapas, berbicara, dan menelan.

Kanker ini dapat menyerang tiga bagian utama laring, yaitu supraglotis (bagian atas), glotis (bagian tengah tempat pita suara berada), dan subglotis (bagian bawah).

Gejala Karsinoma Laring

Gejala karsinoma laring sering kali tidak disadari sejak awal karena menyerupai kondisi lain yang kurang serius.

Beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai meliputi suara serak atau perubahan suara yang tidak kunjung membaik, sakit tenggorokan, dan batuk yang terus-menerus.

Gejala-gejala tersebut sering kali diabaikan karena tampak seperti masalah tenggorokan biasa.

Tanda-tanda Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain itu, kesulitan menelan dan benjolan di leher juga merupakan gejala umum dari kanker laring.

Pasien juga dapat mengalami nyeri telinga dan kesulitan bernapas yang berisik atau terasa seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan.

Baca Juga: Pedas! Pernyataan Kontroversial Amien Rais Sebut Jokowi Mulyono dan Nobatkan sebagai Presiden...

Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa kanker telah berkembang ke tahap yang lebih lanjut.

Metode Pengobatan Kanker Laring

Pengobatan kanker laring bervariasi tergantung pada lokasi dan stadium kanker, serta kondisi kesehatan pasien.

Salah satu metode pengobatan yang paling umum adalah pembedahan, yang bisa berupa laringektomi parsial (pengangkatan sebagian laring) atau laringektomi total (pengangkatan seluruh laring).

Selain pembedahan, terapi radiasi dan kemoterapi sering kali digunakan.

Terapi radiasi bekerja dengan menargetkan dan membunuh sel kanker menggunakan sinar berenergi tinggi. Kemoterapi, yang sering kali digabungkan dengan terapi radiasi, menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker secara lebih luas, terutama pada stadium yang lebih lanjut.

Baca Juga: Spesifikasi Handal! 6 Rekomendasi HP Realme Terbaik Harga Rp2 Jutaan

Seiring dengan perkembangan ilmu kedokteran, terapi terarah kini juga menjadi pilihan bagi pasien kanker laring.

Terapi ini menggunakan obat-obatan yang menargetkan sel kanker dengan lebih spesifik, tanpa merusak sel sehat. Ini memberikan harapan baru bagi pasien yang menderita kanker dengan penanda genetik tertentu.

Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

Dengan mengenali gejala-gejala awal seperti suara serak yang tidak kunjung membaik dan sakit tenggorokan yang terus-menerus, pasien bisa segera mencari bantuan medis sebelum kanker berkembang lebih jauh.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky