Hiburan

Postingan Marissa Haque Seminggu Sebelum Wafat, Firasat Sudah Siap Dipanggil Allah SWT?

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 02 Okt 2024, 09:01 WIB
Artis sekaligus politisi Marissa Haque Meninggal Dunia di usia 61 tahun.*

AYOJAKARTA.COM - Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, abar duka menyelimuti dunia hiburan dan pendidikan Indonesia.

Pada Selasa, 2 Oktober 2024 pukul 00.50 WIB, Marissa Grace Haque, seorang figur ternama, dosen dan istri dari penyanyi legendaris Ikang Fawzi, meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker tenggorokan (Larynx Carcinoma).

Marissa tutup usia dengan tenang di usia 61 tahun.

Almarhumah meninggalkan banyak kenangan manis di dunia hiburan, pendidikan dan politik Indonesia.

Baca Juga: Kabar Duka! Ayah Mendiang Aulia Risma, Dokter PPDS UNDIP Korban Bullying Meninggal Dunia, Jatuh Sakit usai Anaknya Berpulang

Selain dikenal sebagai aktris populer di era 80-an, Marissa juga aktif sebagai dosen dan sempat terjun ke dunia politik.

Sosok yang cerdas dan penuh dedikasi ini selalu dikenang sebagai wanita inspiratif dan gigih dalam berbagai bidang yang digeluti.

Rumah duka Marissa Grace Haque berada di Perumahan Pelangi Bintaro, Tangerang Selatan dan rencananya pemakaman akan dilakukan di hari yang sama.

Namun, detail mengenai lokasi dan waktu pemakaman akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak keluarga.

Baca Juga: Kabar Duka! Abi Eks Napi yang Ungkap Curhatan 8 Terpidana Kasus Vina Cirebon dan Eki Meninggal Dunia

Seminggu sebelum wafat, Marissa sempat membagikan tulisan terakhirnya melalui akun Instagram pribadi.

Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan pesan penuh ketenangan dan kekuatan.

“Tetap berjuang dalam tenang. Sampai Allah SWT memanggil kita pulang," tulisnya.

Unggahan ini memperlihatkan semangat juangnya yang tetap kuat meski tengah menghadapi penyakit berat.

Baca Juga: KABAR DUKA! Penyanyi Senior Tanah Air Jhonny Iskandar Meninggal Dunia di Usia 64 Tahun, Selamat Jalan Sang Legenda

Di dunia pendidikan, Marissa adalah seorang dosen yang disegani.

Sebagai seorang akademisi, ia berhasil meraih gelar doktor dan mengabdikan diri sebagai pengajar di berbagai perguruan tinggi.

Kepeduliannya terhadap pendidikan tak hanya terbatas pada ruang kelas tetapi juga tercermin dalam aktivitas sosial yang sering dilakukan untuk mendorong akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

Kondisi kesehatannya mulai menurun setelah didiagnosis menderita kanker tenggorokan.

Baca Juga: Kabar Duka, Kreator 'Dragon Ball' Akira Toriyama Meninggal Dunia, Karya-karya-nya Akan Abadi

Penyakit ini memengaruhi suaranya, namun tak mematahkan semangatnya untuk terus aktif berbagi pengetahuan dan inspirasi.

Keluarga terutama suaminya Ikang Fawzi, selalu berada di sisinya selama masa pengobatan.

Mereka berdua dikenal sebagai pasangan harmonis yang saling mendukung dalam berbagai situasi.

Kepergian Marissa menjadi duka yang mendalam bagi banyak pihak termasuk rekan-rekan seprofesi, mahasiswa dan sahabatnya.

Baca Juga: KABAR DUKA! Eks Menko Kemaritiman Rizal Ramli Meninggal Dunia

Banyak tokoh publik menyampaikan ucapan belasungkawa melalui media sosial, mengenang sosoknya yang dikenal ramah, cerdas dan selalu positif.

Pengaruhnya di dunia hiburan dan pendidikan telah meninggalkan jejak tak terlupakan.

Sebelum terjun ke dunia politik dan pendidikan, Marissa memulai kariernya di industri hiburan.

Ia membintangi sejumlah film populer pada era 80-an dan sukses meraih banyak penghargaan.

Baca Juga: Kabar Duka dari Korea, Aktor Film Parasite dan Chef Drakor Pasta Lee Sun Kyun Meninggal Dunia, Trending  di Platform X!

Namun, Marissa memilih mengejar pendidikan lebih lanjut dan akhirnya menjadi salah satu akademisi perempuan yang berpengaruh di Indonesia.

Semasa hidupnya, Marissa dikenal sebagai sosok religius.

Ia sering membagikan pesan religius di media sosial dan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan.

Kepergiannya pada Oktober ini dianggap sebagai momen yang penuh berkah oleh keluarga dan kerabatnya yang berharap Almarhumah berpulang dalam keadaan husnul khatimah.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah