JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Ternyata, terdapat rahasia besar di dalam lagu 'Jika Memang Sudah Waktunya', sebuah lagu yang digarap Rizky Irmansyah, sekretaris pribadi Prabowo Subianto, bersama band tanah air, The Rain.
Lagu itu dibuat ternyata terinspirasi dari sosok Humble Spike, anjing artis milik Ezron Tarigan yang meninggal dunia pada Jumat, 26 Maret 2021 silam. “Kisah persahabatan antara manusia dan hewan yakni Ezron dan Spike begitu melekat dan meninggalkan kesan manis yang begitu hangat," kata Rizky.
Hal itu, yang kemudian menginspirasi Rizky dan Indra Prasta untuk mengabadikan kenangan manis hubungan persahabatan antara manusia dan hewan ke sebuah lagu Jika Memang Sudah Waktunya.
Terlebih, ketika Ezron dan Spike membuat konten bersama dan memantik jutaan mata yang turut merasa kagum akan kecerdasan Spike.
Hal itu menggetarkan hati Rizky untuk menyalurkan kenangan manis itu dalam sebuah lagu. Rizky terbayang akan momen-momen hangat kebersamaan Ezron dan Spike saat masih bersama.
Ezron diketahui memelihara Spike saat usianya masih 4 bulan, lalu kemudian dengan sepenuh hati Ezron melatihnya hingga menghabiskan waktu berdua.
Pada penggalan lirik lagu “Jika Memang Sudah Waktunya” terdapat kata-kata yang tersirat makna mendalam yakni pemilik hewan sudah menyadari dan mengetahui bahwa anjing peliharaannya tidak akan bertahan lama hidup bersamanya.
Akan tetapi, dengan waktu yang masih tersisa, sebisa mungkin Ezron melakukan yang terbaik dan mengukir momen yang berarti.
“Dari awal dulu aku tahu, kau takkan slamanya di sampingku, jadi berhentilah menatapku dengan tatapan itu menambah berat langkahmu, lirik di awal lagu Jika Memang Sudah Waktunya itu saya membayangkan dan menggambarkan momen dimana Ezron tahu bahwa Spike tidak akan hidup lama dengannya,” ujar Rizky.
Apalagi, ketika Ezron tahu Spike anjing hewan peliharaannya yang berjenis Alaskan Malamute ini divonis jatuh sakit Leptospirosis dan mengharuskan Ezron menggalang dana untuk cuci ginjal Spike.
Namun, takdir berkehendak lain, Spike dinyatakan meninggal dunia pada usia 8 tahun.
“Bisa terbayangkan, begitu berat perasaan Ezron saat ditinggal mati selamanya oleh Spike. Anjing itu tidak hanya sekedar hewan, tapi, lebih daripada itu hubungan erat yang terjalin akan abadi selamanya sesuai akan lirik di akhir lagu, meski tak terlukis beratnya, aku takkan menahanmu lagi, jika memang sudah waktunya, tinggalkanlah aku,” tutur Rizky.