AYOJAKARTA.COM – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT mantan atlet Anggar nasional Cut Intan Nabila dengan Armor Toreador masih menyedot perhatian.
Diduga karena disebabkan adanya orang ketiga, Armor Toreador diketahui melakukan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT terhadap Cut Intan Nabila.
Melalui unggahan video Cut Intan Nabila yang viral, Armor Toreador selaku pelaku tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT kini ditetapkan sebagai tersangka.
Saat menjalani pemeriksaan penyidik, Armor mengaku peristiwa KDRT bermula karena istrinya keberatan dengan perilaku suami yang gemar menyaksikan film dewasa.
Baca Juga: Saking Geramnya, Wartawan Ini Menoyor Kepala Armor Toreador karena Lakukan KDRT ke Cut Intan Nabila
Sehubungan tindak KDRT yang dilakukan Armor terhadap istrinya, Deddy Corbuzier memberikan tanggapan.
Menurut Dedy, tindak kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan Armor kepada istrinya merupakan sebuah bentuk kebodohan.
Selain karena dilakukan dengan penuh kekejaman, kebodohan Armor juga disebabkan karena tak memperhatikan situasi dan kondisi di sekitar.
Dampak dari luapan emosi yang tak dapat dikendalikan Armor tersebut kini berdampak langsung pada keadaan istri, anak serta rumah tangganya.
Dalam menjalin sebuah hubungan interpersonal, pertengkaran menurut Deddy merupakan bagian dari proses saling menemukan kesesuaian.
Namun tak setiap perselisihan harus selalu diselesaikan dengan mengedepankan cara kekerasan terlebih bagi seorang pria.
Untuk pantas disebut sebagai seorang pria, menurut Deddy harus selalu berada dalam kesadaran yang terjaga sehingga setiap tindakan tak berbuah penyesalan.
Saat menghadapi situasi yang benar-benar menguras emosi dan kemampuan bernalar, seorang pria menurut Deddy hanya memiliki dua pilihan.
Selain memberikan shock terapi dengan pertimbangan menyelaraskan perasaan dan menyelesaikan persoalan, pilihan lainnya adalah meninggalkan rumah.
Salah satu alasan yang membuat respons publik menjadi sangat terusik dengan kasus KDRT adalah kemesraan Cut Intan bersama suami saat di sosial media.
Kehidupan banyak orang yang tersaji dengan indah di sosial media menurut Deddy cenderung jauh dari kehidupan realita.
Karena itu, Dedy mengajak agar warganet bisa berpikir lebih objektif dan tak menjadikan kehidupan publik figur di sosial media sebagai cermin kehidupan nyata.
Baca Juga: Kapolres Bogor Ungkap Kronologis KDRT Suami Selebgram Cut Intan Nabila
Kemesraan, keberlimpahan dan berbagai hal yang membuat retina mata menjadi terkesan, menurut Dedy bukan suatu tontonan untuk diperlihatkan.
Berbagai macam keindahan yang tersaji sempurna di beranda sosial media kebanyakan orang menurut Deddy justru cenderung timpang dengan kenyataan.
“You know what, 99 persen yang terlihat ada di sosial media itu palsu! Itu kata-kata saya,” tegas Dedy Corbuzier.***