AYOJAKARTA.COM – Dalam situasi tertentu, orang-orang biasanya membutuhkan teman bicara untuk mendengarkan isi hatinya. Namun sayangnya, tak semua orang adalah pendengar yang baik.
Jika mencurahkan isi hati kepada orang yang salah, bukannya membuat hati menjadi lega justru akan membuat suasana hati semakin memburuk oleh karena itu penting untuk mencurahkan isi hati kepada seorang pendengar yang baik.
Seorang pendengar yang baik memiliki ciri-ciri tersendiri yang membuatnya menjadi tempat yang cocok untuk berbagi cerita, apa saja ciri-ciri pendengar yang baik? Berikut adalah ulasannya:
1. Memperhatikan dengan baik
Ketika seseorang sedang berbicara, seorang pendengar yang baik akan memberikan perhatian penuh kepada lawan bicaranya supaya ia dapat mengerti permasalahan yang dihadapi oleh lawan bicara.
Ia akan melakukan kontak mata serta menunjukkan ketertarikan yang tulus dengan hal yang sedang dibicarakan.
2. Tidak menghakimi
Seorang pendengar yang baik tidak akan menghakimi lawan bicaranya ketika ia sedang bercerita, ia akan menanggapi cerita yang disampaikan dengan pemikiran yang terbuka serta berhati-hati dalam berkomentar supaya tidak menyinggung perasaan lawan bicaranya.
3. Berempati
Empati adalah suatu kemampuan yang membuat seseorang dapat merasakan dan mengerti perasaan orang lain, salah satu ciri dari pendengar yang baik adalah rasa empati.
Seorang pendengar yang baik akan berusaha untuk merasakan dan mengerti perasaan lawan bicaranya serta memberikan pengertian dan dukungan.
4. Menghargai privasi orang lain
Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah Langka yang Ada di Indonesia, Ada Prodi Incaran Kamu di Sini?
Tak semua orang dapat menceritakan permasalahannya kepada sembarang orang, oleh karena itu kebanyakan orang akan menceritakan privasinya pada orang-orang tertentu saja.
Seorang pendengar yang baik akan menjaga kerahasiaan privasi seseorang dan menghargai kepercayaan yang telah diberikan orang lain padanya.
5. Sabar
Seorang pendengar yang baik memiliki sifat yang penyabar ketika seseorang sedang berbicara dengannya, ia tidak akan memotong pembicaraan lawan bicaranya. Ia akan mendengarkan lawan bicaranya sampai selesai bicara dan akan memberikan pendapat ketika diminta.***