Hiburan

Kepribadian dan Karakteristik Golongan Darah A, B, AB dan O: Simak Fakta Menarik Berikut Ini!

Oleh: Iit Lita Apriani Kamis 02 Mei 2024, 15:23 WIB
studi yang dipublikasikan pada tahun 2015 menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara golongan darah dan sifat kepribadian.

AYOJAKARTA.COM -- Berikut informasi tentang kepribadian berdasarkan golongan darah A, B, AB, dan O.

Pada awalnya, konsep ini diperkenalkan oleh seorang profesor Jepang bernama Takeji Furukawa pada tahun 1930.

Beliau yang berpendapat bahwa golongan darah mencerminkan kepribadian seseorang.

Namun, studi yang dipublikasikan pada tahun 2015 menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara golongan darah dan sifat kepribadian.

Baca Juga: Daftar Instansi Daerah di Kalimantan yang Buka Seleksi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rincian Formasinya

Berikut informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Cintain, 02 Mei 2024.

1. Golongan Darah A

Jika kamu memiliki golongan darah A, kamu cenderung terorganisir, kritis, bertanggung jawab, dan konsisten.

Kamu juga cenderung tenang dalam menghadapi masalah, mencoba untuk tetap netral, dan adil dalam segala situasi.

Namun, sifat keras kepala dan perfeksionis kamu bisa membuat orang lain merasa sulit berinteraksi denganmu.

2. Golongan Darah B

Bagi yang memiliki golongan darah B, kamu cenderung memiliki semangat tinggi, aktif, kreatif, dan selalu ingin tahu.

Kamu haus akan pengetahuan dan akan bekerja keras untuk mencapai tujuanmu.

Namun, sifat egois dan individualis kamu kadang membuatmu terkesan kurang kooperatif dan menyebabkan diskriminasi.

3. Golongan Darah AB

Jika golongan darahmu AB, kamu adalah orang yang otonom, rasional, dan terkadang memiliki kepribadian ganda.

Kamu sulit diprediksi dan cenderung menjaga dirimu dari orang asing.

Namun, kamu memiliki banyak teman, bersifat kritis, bertanggung jawab, dan suka menolong.

4. Golongan Darah O

Golongan darah O cenderung mudah beradaptasi, baik hati, energik, dan terbuka terhadap pendapat orang lain.

Kamu memiliki standar tinggi untuk dirimu sendiri dan percaya diri.

Namun, kamu juga mudah terpengaruh, kurang fokus, dan cenderung menjadi seorang yang penyendiri.

Meskipun dipercaya oleh sebagian orang, konsep ini belum memiliki dukungan ilmiah yang kuat, karena penelitian mengenai hal ini masih terbatas.

Reporter Iit Lita Apriani
Editor Aris Abdulsalam