Hiburan

Dikenal Dunia Lewat Album Pure Instinct, Ternyata Lagu When You Came Into My Life-nya Scorpions Ada Andil Titiek Puspa

Oleh: Karseno AJ Kamis 17 Apr 2025, 11:50 WIB
Usai meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025 lalu, sejumlah rahasia tidak terduga dan mencengangkan tentang Titiek Puspa bermunculan.

AYOJAKARTA.COM – Usai meninggal dunia pada Kamis, 10 April 2025 lalu, sejumlah rahasia tidak terduga dan mencengangkan tentang Titiek Puspa mulai bermunculan.

Selain dikenal sebagai aktris dan penyanyi dengan segudang prestasi yang membanggakan, Titiek Puspa belakangan juga diketahui sangat mencintai ajaran leluhur.

Kecintaannya terhadap ajaran leluhur, bahkan secara pribadi dijadikan oleh Titiek Puspa sebagai pesan terakhir sebelum peran dan eksistensinya di dunia selesai.

Terungkap saat menjadi narasumber di sebuah siniar, Titiek berharap agar seluruh elemen bangsa Indonesia bersedia untuk kembali kepada ajaran leluhurnya.

Sebagai salah satu bangsa dengan nilai peradaban tertua di seluruh penjuru dunia, leluhur di nusantara atau Indonesia sudah mewariskan beraga harta berharga.

Baca Juga: Permintaan Terakhir Almarhumah Titiek Puspa Sebelum Kabar Meninggalnya Tersiar

Selain warisan berharga yang bersumber pada kekayaan alam, leluhur bangsa Indonesia juga menyiapkan bekal istimewa bagi setiap anak-turunnya dalam mengarungi hidup.

Salah satu warisan paling berharga yang sengaja disiapkan oleh leluhur bangsa Indonesia menurut Titiek adalah kekayaan budaya.

Dalam keragaman budaya dari setiap suku di Indonesia, menurut Titek tersimpan suatu kekuatan yang belum tentu dimiliki oleh bangsa lain di dunia.

Budaya Indonesia yang berwujud gerakan atau tari, dan suara semisa kidung, serta manuskrip cerita dan tulisan seperti mocopat memiliki kandungan mengejutkan.

Di samping mengajarkan aspek estetika, keragaman budaya di tanah Indonesia menurut Titiek juga menyimpan ajaran moral, intelektual bahkan hingga nilai spiritual.

Baca Juga: Prosesi Pemakaman Eyang Titiek Puspa, dari Salat Jenazah Privat hingga Pemakaman di TPU Tanah Kusir

Sebagai salah satu tokoh yang dikenal melalui karya-karyanya, Titiek berharap pemerintah Indonesia bisa menyediakan ruang khusus pertunjukan seni di setiap wilayah.

Selain agar tidak tercerabut dari akar sejarah, ruang kesenian juga dinilai penting karena merupakan sarana mengekspresikan diri; sehingga orang tidak mudah tersulut amarah.

“Itu harus ada teater yang menampilkan seni budaya Indonesia, cerita dulu itu bagus-bagus perlu dimutakhirkan tanpa kehilangan benang merahnya,” ungap Titiek kala itu.

Rahasia lain tentang sosok Titiek Puspa yang kemudian terkuak usai meninggal dunia adalah, pengalamannya berkontribusi dengan band asal Jerman, Scorpions.

Bertemu pertama kali di Bali pada tahun 1990-an, Titiek bersama James F Sundah dan Rudolf Schenker serta Klaus Meine kemudian menetaskan lagu "When You Came Into My Life".

Baca Juga: Indonesia Kehilangan Maestro Musik di Usia 87 Tahun, Selamat Jalan Eyang Titiek Puspa!

Dikenal oleh dunia melalui album Pure Instinct, lagu hasil kolaborasi musisi lokal dengan band asal Jerman secara tegas menjadi alasan Scorpions mencintai Indonesia.

Saat tampil di Jogja tahun 2020 lalu, grup band Scorpion menyebut bahwa Indonesia adalah negara yang sudah menyimpan cerita serta kenangan khusus dan istimewa.***

Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana