Hiburan

Selamat Jalan Maestro Film Ray Sahetapy! Arswendy, Indro Warkop dan Rina Hasyim Ungkap Berbagi Kenangan

Oleh: Fina Salsabila Aura Jumat 04 Apr 2025, 06:27 WIB
Ray Sahetapy meninggal dunia

AYOJAKARTA.COM - Industri perfilman Indonesia kembali berduka dengan berpulangnya aktor kenamaan Ray Sahetapy pada Selasa, 1 April 2025 pukul 21.04 WIB.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, kondisi kesehatan almarhum mengalami penurunan drastis dalam dua minggu terakhir sebelum dinyatakan kritis pada pukul 20.00 WIB.

Ray Sahetapy telah berjuang melawan penyakit stroke dan komplikasi diabetes selama kurang lebih 15 tahun.

Jenazah dimakamkan pada hari Jumat, 3 April 2025, sementara keluarga masih menunggu kepulangan Surya, putra almarhum, yang saat ini masih berada di Amerika.

Baca Juga: Ibu dan Bayi 4 Bulan Ditinggalkan Suami Saat Mudik, Polisi Polres Tasikmalaya Kota Berikan Bantuan

Arswendy, teman seperjuangan almarhum, mengenang Ray Sahetapy sebagai sosok yang berjasa bagi teman-temannya dan tidak pernah melupakan mereka meski namanya telah melambung.

"Dia banyak berjasa buat teman-temannya terutama buat saya, teman-temannya satu kampus.

Manakala dia menjadi orang yang sangat bintanglah, star itu, tapi dia tidak melupakan teater. Itu sebabnya dia mendirikan Onschor Studio sama teman-temannya.

Dia banyak mendukung kegiatan teater dan jiwa sosialnya kepada teman-temannya luar biasa, sangat luar biasa. Dia enggak pernah melupakan teman-temannya," ungkap Arswendy.

Dewi Yull, mantan istri almarhum, juga menyampaikan kesedihannya, "Saya sangat berduka dan saya sangat bersedih, tapi mungkin ini jalan yang terbaik buat dia setelah lebih dari 2 tahun dia mengalami kesusahan dalam sakitnya.

Baca Juga: PENTING! Jadwal One Way di Jalur Puncak Bogor Selama Arus Balik Mudik dan Libur Lebaran 2025

Semangatnya sampai akhir untuk terus sembuh, berjuang terus sangat luar biasa.

Saya bersaksi bahwa Mas Ray Sahetapy almarhum orang baik sekali, orang yang pemikirannya buat umat, buat masyarakat luas se-Indonesia.

Kita kehilangan semua. Mudah-mudahan orang-orang yang punya pemikiran seperti Mas Rey diteruskan, dilanjutkan untuk semua kebaikan bangsa ini."

Sejumlah artis yang hadir di rumah duka turut mengenang sosok Ray Sahetapy sebagai seniman sejati.

Mulai dari artis senior Rina Hasyim hingga aktor dan pelawak Indro Warkop mengaku kehilangan sosok yang mengawali karirnya dari dunia teater hingga menghiasi layar lebar dan layar televisi Indonesia.

Indro Warkop berbagi kenangan terakhirnya bertemu cucu Ray, "Kemarin ini terakhir saya ketemu cucunya di Hari Film Nasional. Ketemu dia bilang Opa lagi sakit, oh iya ya bilang itu. Eh saya kaget dengar televisi," ujarnya.

Ia juga menambahkan doa untuk keluarga yang ditinggalkan, "Doanya ya kita doakan supaya keluarganya ditinggal ya. Karena dia sudah, dia sudah lebih enak daripada kita ini semua."

Baca Juga: Butuh Perangkat Baru usai Lebaran? Redmi A5 dan Redmi Pad SE 8.7 Solusi Andalan nan Terjangkau tapi Fitur Gak Murahan

Indro juga menyebutkan bahwa keluarga masih menunggu kedatangan anak Ray Sahetapy dari Amerika, menegaskan informasi yang sebelumnya disampaikan dari rumah duka.

Rina Hasyim juga membagikan kesan mendalam tentang Ray Sahetapy, "Berapa kali saya ada jadwal sama beliau. Beliau orangnya menurut saya senang ya, dia bicara sesuatu dan bicaranya selalu filosofis.

Eh makanya saya kaget ternyata dia umurnya lebih muda dari saya setahun.

Saya pikir lebih tua dari saya, saya pikir umurnya Mas Dono gitu, ternyata lebih muda. Dan ya kesan saya itu dia orangnya serius banget, semua dipikirin, semua dipikir secara filosofis. Pokoknya seniman banget sih menurut saya beliau."

Para sahabat Ray Sahetapy mengaku sangat kehilangan, dan banyak artis senior yang datang ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir, meskipun beberapa artis masih terikat jadwal syuting.

Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi industri film tanah air, sebagaimana diungkapkan oleh mereka yang hadir, "Sosok yang luar biasa, kita kehilangan semua."***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Desi Kris