AYOJAKARTA.COM – Rapper asal Amerika Serikat, Ben Haggerty atau kerap dikenal dengan sebutan Macklemore belum lama ini memberikan orasi di demo pro Palestina.
Dalam orasinya, Macklemore menceritakan reaksi orang kepadanya soal konflik yang terjadi di Gaza, Palestina.
Macklemore mengatakan banyak orang-orang di sekitarnya yang menyuruhnya untuk diam dan melakukan riset.
“Mereka menyuruh saya diam. Mereka menyuruh saya melakukan riset untuk mengetahui bahwa persoalan ini terlalu rumit,” kata Macklemore dikutip dari akun Instagram @eternalpassenger, Minggu (3/12/2023).
Macklemore melanjutkan selama tiga minggu melakukan riset, dirinya kembali mempelajari banyak hal.
Dirinya mengetahui bahwa konflik yang sedang terjadi di Gaza merupakan genosida.
“Dalam tiga minggu terakhir saya sudah kembali dan melakukan beberapa riset dan saya bisa diajar. Saya tidak tahu segalanya, tapi saya cukup tahu bahwa ini adalah genosida,” ujarnya.
Macklemore mengungkapkan bahwa dirinya dan orang lain diajari untuk berdiam diri melihat konflik yang tak kunjung mereda.
Walaupun pada kenyataannya banyak dari mereka yang ketakutan melihat apa yang kini terjadi.
Tentu hal tersebut didasari untuk melindungi kepentingan dan karir yang selama ini dibagun.
“Dan kami takut, kami menyaksikan itu terjadi,” ungkapnya.
“Ini dilakukan untuk melindungi karir kita, melindungi kepentingan kita,” sambungnya.
Baca Juga: KONTRAS! Kemarin Ngumpet Sekarang Firli Bahuri Curhat, Rupanya Punya Maksud pada Hakim
Macklemore pun menyatakan dirinya sama sekali tidak akan takut untuk menyuarakan kebenaran.
“Dan aku tidak akan melakukannya lagi. Aku tidak takut menyuarakan kebenaran,” ucapnya.***