Hiburan

Terungkap Lewat Film Ice Cold, 11 Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica-Mirna

Oleh: Nuriyah Nofasari Selasa 03 Okt 2023, 14:46 WIB
Film Ice Cold : Murder, Coffee and Jessica Wongso

AYOJAKARTA.COM -- Kasus pembunuhan dengan racun sianida yang merenggut nyawa Mirna Salihin hingga menyebabkan Jessica Wongso dijatuhi hukuman 20 tahun  penjara kembali muncul ke publik. Kisah tragis tersebut kini menjadi subjek utama dalam sebuah film dokumenter berjudul "Ice Cold" yang dapat disaksikan melalui layanan streaming Netflix.

Film dokumenter ini menampilkan wawancara eksklusif dengan Jessica Wongso yang berada di dalam penjara, serta melibatkan juga ayah dan saudara kembar Mirna Salihin.Tak hanya itu, berbagai individu yang terlibat dalam peristiwa tersebut juga turut dihadirkan. Kehadiran film ini mendapatkan perhatian yang luas dari masyarakat.

Keputusan untuk mengangkat kisah ini dalam bentuk film dokumenter berdurasi 86 menit telah menimbulkan spekulasi baru terkait kasus kontroversial Kopi Sianida yang melibatkan Jessica Wongso dan Mirna Salihin.

Baca Juga: Tes IQ: Seberapa Teliti Kamu? Temukan Huruf C di Antara Huruf G dalam 8 Detik

Banyak yang mulai meragukan bahwa Jessica Wongso adalah pelaku pembunuhan Mirna Salihin, mengingat adanya kekurangan dalam bukti-bukti yang tersedia dan adanya sejumlah kejanggalan dalam proses hukum yang telah berlangsung.

"Ini beberapa yang gue rangkum dari setelah nonton film dokumenter Jessica Kumala Wongso dan kopi Sianida," cuit Twitter @marimassachet.

Akun Twitter tersebut kemudian merangkum sejumlah hal yang menimbulkan kejanggalan dalam kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso:

1. Saksi Jessica Wongso, yaitu Beng Beng Ong dari Australia yang merupakan ahli patologi forensik, justru terlibat dalam pelanggaran imigrasi yang mengakibatkannya dideportasi dan tidak diizinkan masuk ke Indonesia selama 6 bulan.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Ada Berapa Hewan di Gambar? Orang dengan Analisis Tajam Bisa Jawab dalam 10 Detik

2. Ahli patologi forensik RSCM, dr. Djaja Surya Atmadja, mengamati bahwa wajah Mirna Salihin berubah menjadi biru setelah meninggal, padahal korban sianida seharusnya tidak berwarna biru tetapi memerah karena tingginya kadar sianida HB02.

3. Pemberitaan media dinilai terkesan mengarahkan opini publik untuk membenci Jessica Wongso.

4. Selama pemeriksaan jenazah Mirna Salihin yang berlangsung selama 70 menit, tidak ditemukan adanya sianida dalam lambungnya.

5. Namun, ahli toksikologi yang dihadirkan oleh keluarga korban mengklaim bahwa ada kandungan 0,2 mg/liter sianida dalam lambung Mirna Salihin setelah 3 hari kematiannya. Dosis sianida yang dapat menyebabkan kematian seharusnya berkisar antara 50 hingga 176 mg.

Baca Juga: Tes IQ: Siapakah Ayah Kandung dari Anak Tersebut? Calon Detektif Pasti Bisa Jawab Nih

6. Motif yang mendasari perbuatan Jessica Wongso dalam membunuh Mirna Salihin masih belum terungkap dengan jelas hingga saat ini.

7. Jessica Wongso dinyatakan bersalah meskipun tidak ada motif atau bukti konkret yang menunjukkan bahwa ia membunuh Mirna Salihin.

8. Seorang psikolog forensik, Reza Indragiri, mengindikasikan adanya intimidasi dan penawaran uang dari pihak tertentu.

9. Yudi Wibowo, anggota tim hukum, juga sempat menyinggung adagium "no money, no justice."

Baca Juga: Tes IQ: Temukan Manusia dalam Kumpulan Beruang untuk Asah Kemampuan Observasimu

10. Ayah Mirna Salihin menuduh Otto Hasibuan menggunakan uang untuk menghadapi kasus Jessica Wongso, sementara Edi Darmawan mengaku telah menggunakan uang meskipun dalam jumlah yang tidak besar.

11. Wawancara dengan Jessica Wongso dalam film dokumenter terhenti karena dianggap telah mencapai tingkat yang cukup mendalam.

Mengingat segala kejanggalan ini, sebagian netizen mulai mencurigai peran ayah Mirna Salihin dalam kasus Kopi Sianida yang melibatkan Jessica Wongso.

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil