Hiburan

Aksi Inara Rusli Cium Tangan Virgoun Saat Sidang Mediasi Berujung Digunjing Netizen: Udah Bukan Mahramnya

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Kamis 08 Jun 2023, 09:39 WIB
Inara Rusli cium tangan Virgoun usai sidang perdana agenda mediasi

AYOJAKARTA.COM--Sidang mediasi gugatan cerai Inara Rusli dengan Virgoun telah dilakukan pada Rabu (7/6/2023) kemarin.

Namun saat keduanya berada di dalam ruang sidang, terdapat sebuah momen yang berhasil diabadikan awak media yakni saat Inara mencium tangan Virgoun.

Dikutip AyoJakarta.com dari sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall (8/6/2023), momen tersebut terjadi sesaat sebelum keduanya meninggalkan ruang sidang.

Hal ini pun kemudian ramai digunjing warganet di kolom komentar, pasalnya beberapa orang mengatakan bahwa keduanya bukan merupakan mahram.

Baca Juga: Mediasi Gagal, Inara Rusli dan Virgoun Saling Berebut Hak Asuh Anak!

Selain itu banyak juga warganet yang mengatakan bahwa terlihat Inara masih ada rasa cinta saat mencium tangan Virgoun.

"Secara agamakan sudah bukan lagi mahramnya. Seharusnya tidak boleh," tulis akun @jijahnur.i.

"Kalau udah mantan suami gak usah cium tangan, udah bukan muhrimnya lagi," tulis akun @choiyongseok26.

"Inara masih menyimpan rasa sepertinya," tulis akun @avdans.

"Inara terlihat masih menyimpan rasa, tapi si dxki terlalu nyia nyiain perempuan yang tulus," tulis akun @nunu_ramadhan5.

Baca Juga: Inara Ogah Dipoligami Virgoun dengan Selingkuhannya: Ga Mau Sekeluarga sama Orang yang Ada 'Bandrol Harganya'

Sebelumnya dalam gugatan perceraian yang ganti dilayangkan oleh pihak Inara Rusli kepada Virgoun.

Beberapa tuntutan disampaikan oleh Inara kepada pelantun lagu bukti tersebut terkait nafkah kepada ketiga buah hatinya yang mencapai Rp 110 juta per bulannya.

Selain itu dituntut juga nafkah mut'ah sebesar Rp 10 Miliar, tak hanya berhenti disitu, Inara juga mengajukan laporan polisi atas kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh Virgoun.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Kiki Dian Sunarwati