AYOJAKARTA.COM -- Inara Rusli sedang menghadapi cobaan yang bertubi-tubi pasca ia membongkar habis tentang perselingkuhan Virgoun dengan wanita selingkuhannya.
Setelah berita ini viral, Inara justru mendapatkan somasi dan dilaporkan ke polisi oleh wanita yang diduga menjadi selingkuhan suaminya.
Ujian tersebut berlanjut ketika ia harus bertarung untuk memperebutkan hak asuh anaknya dengan Virgoun.
Baca Juga: Baru Pertama Kali di Indonesia, Inara Rusli Tuntut Royalti Lagu Virgoun
Tak hanya sampai disitu, Inara juga harus menelan pil pahit karena bersitegang dengan ibu mertuanya sendiri, Eva Manurung.
Meskipun demikian Inara rela melepas cadar demi mencari nafkah untuk ketiga buah hatinya. Tak dipungkiri, konflik ini sampai berpengaruh pada psikisnya sendiri.
Ibu tiga anak ini mengatakan bahwa gangguan yang dihadapinya secara psikis ini datang sebelum masalah rumah tangganya viral di media sosial. Ia juga mengakui kalau dirinya sempat memendam masalahnya secara sendirian.
"Karena dari sekian lama memendam masalah ini sendiri, ya ada keluarga yang tahu, cuma yang menghadapi tetap kita," kata Inara.
Baca Juga: Terlihat Sembab! Inara Rusli Ungkap Alasan Sebenarnya, Bukan karena Menangisi Virgoun Tapi...
Saat menghadapi masalah tersebut ia juga masih harus menunaikan kewajiban sebagai orang tua dan isti bagi Virgoun.
"Yang nyari solusi juga sendirian. Kepala ngebul, tuh, satu sisi harus ngurus anak, di sisi lain harus berhadapan dengan masalah rumah tangga gitu, ya stres," katanya lebih lanjut yang dikutip dari instagram @lambegosiip pada Kamis (01/06/2023).
Baca Juga: Menohok! Ini Jawaban Inara Rusli Soal Tuntutan Nafkah Rp 10 Miliar ke Virgoun
Kemudian, setelah viral Inara justru mendapat serangan balik bertubi-tubi dari pihak terkait. Padahal, ia merasa bahwa posisinya sebagai korban dalam masalah ini.
"Sudah stres, terus aku viralin feedback-nya kayak gitu. Tiba-tiba aku disomasi, terus aku disuruh sama dia minta maaf, tiba-tiba bukannya damai, mediasi, malah akhirnya laporin polisi. Ditambah lagi mantan mertuaku juga ngoceh-ngoceh di media," jelasnya.***(Cita Aryani. M)