AYOJAKARTA.COM - Jungkook, anggota Bangtan Boys (BTS) mendapatkan ancaman pembunuhan dari penguntit.
Penguntit tersebut mengatakan akan membunuh Jungkook di rumahnya. Bahkan penguntit mengklaim mereka tinggal di sebelah rumah Jungkook.
Penguntit juga berharap nama Jungkook ada di berita yang menyatakan bahwa dia sudah meninggal.
Baca Juga: Taeyang Bigbang dan Jimin BTS Keluarkan Single Kolaborasi, #VibeFtJimin Trending di Twitter!
Penguntit mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab untuk mengirimkan makanan kepada Jungkook sebelum bintang K-pop itu mendesak penggemar untuk berhenti mengirimkan makanan.
Mereka mengklaim bahwa Jungkok "kasar" kepada mereka setelah dia menolak untuk mengambil makanan mereka.
Sekarang mereka mengklaim bahwa membunuh seorang bintang seharusnya tidak sulit.
Untungnya, upaya pertama mereka gagal karena penguntit mengklaim bahwa Jungkook tidak ada di rumah saat itu.
Mereka sekarang menanyakan lokasi artis dengan harapan dapat menemukannya.
Setelah kabar tersebut beredar, tagar #ProtectJungkook dan kalimat “TAKE ACTION IMMEDIATELY” menjadi trending di Twitter.
Baca Juga: Army VIP Merapat! Taeyang Big Bang dan Jimin BTS Keluarkan Single Kolaborasi, Rilis Kapan?
Penggemar BTS, khususnya Jugkook mencoba menandai Big Hit dan akun resmi BTS untuk memperingatkan mereka tentang ancaman pembunuhan.
Akan tetapi penguntit tersebut menambahkan bahwa akun mereka "privat" sehingga baik BigHit maupun BTS tidak akan mengetahui rencana mereka.
Ini tidak menghentikan penggemar untuk menandai label dan akun resmi di Twitter dengan harapan mendapatkan perhatian mereka.
Untuk diketahui, ini bukan pertama kalinya anggota BTS menerima ancaman pembunuhan dari penguntit.
Sebelumnya, Jimin menerima ancaman pembunuhan pada tahun 2022, beberapa hari sebelum konser BTS di Busan.
Saat ini, baik Jungkook maupun BigHit tidak menyebutkan apa pun tentang dugaan percobaan penyerangan terhadap bintang K-pop tersebut.
Baca Juga: Jin BTS Segera Rilis Album Solo, akan Kolaborasi dengan Musisi Ternama
Namun, fakta bahwa dugaan serangan pertama gagal karena Jungkook untungnya tidak ada di rumah mungkin menjadi bukti bahwa mereka sudah mengetahui situasinya.