AYOJAKARTA.COM -- Staf Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah bahwa petugas pajak telah mendatangi artis Soimah dengan membawa debt collector ke kediamannya.
Juru bicara Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo menegaskan bahwa pihaknya tidak mungkin menagih pajak kepada Soimah hingga membawa debt collector ke rumah.
Menurut Yustinus Prastowo, tidak mungkin petugas pajak harus mendatangi rumah Soimah apabila bukan dalam kapasitas sang artis sekaligus seniman itu tertunggak pajak.
Baca Juga: Geger! Soimah Curhat Didatangi Pegawai Pajak dengan Perlakuan Buruk: Saya Seperti...
“Dipastikan tidak mungkin ada petugas pajak datang dengan debt collector. Di pajak ada juru sita pajak negara yang sah dilengkapi dengan aturan dan juga perlengkapan administrasi yang akan menagih utang pajak bila tertunggak tidak di bayar,” bantah Yustinus seperti dikutip Ayojakarta.com pada siaran Youtube Kompas TV, Minggu (9/4).
Yustinus juga telah memastikan bahwa Soimah tidak berada dalam kapasitas menunggak pajak, sehingga pihaknya tidak mungkin menagih apalagi dengan cara seperti debt collector.
“Mbak Soimah tidak di dalam posisi punya tunggakan pajak, jadi kami pastikan tidak mungkin ada orang menagih pajak atau berperilaku seperti debt collector,” jelasnya lagi.
Soimah memang baru-baru ini mengeluhkan sikap dan perilaku pegawai pajak terhadap dirinya pada tahun 2015 silam.
Soimah mengungkapkan dirinya mendapat perilaku tidak menyenangkan dari pihak oknum petugas pajak.
Namanya Soimah pun akhirnya viral dan trending diplatform Twitter karena curhatannya mengenai perilaku petugas pajak tersebut.
Soimah menceritakan bahwa petugas pajak tersebut mendatangi kediaman keluarganya yang ada di Yogyakarta bahkan hingga membawa dua debt collector.
Sang oknum petugas pajak dan debt collector tersebut bahkan sampai menggebrak meja dengan menuding bahwa keluarganya telah menyembunyikannya yang dituduh mangkir dari pajak.
Baca Juga: Viral Cerita Soimah DIperlakukan Buruk Oleh Oknum Pajak, Stafsus Kemenkeu: Besok Saya jelaskan
“Orang pajak datang ke tempat kakak saya, kakaknya Mas Koko. Bawa debt collector, gebrak meja. Bawa dua debt collector,” kata Soimah.
Hal tersebut sangat disayangkan oleh Soimah, ia dituding selalu tidak ada di rumah karena sengaja menghindari petugas pajak yang datang.
Soimah pun menyatakan bahwa dirinya tidak akan lari, namun dengan tegas meminta agar pegawai pajak memperlakukannya dengan baik.
“Soimah engak bakal lari kok, bisa dicari. Jangan khawatir. Bayar pasti bayar, tapi perlakukanlah dengan baik,” tegas Soimah.***(Rosandra Gisca Andyna)