AYOJAKARTA.COM– Nasib baik kali ini seakan tidak berpihak pada grup musik Indonesia, yakni band Radja.
Pasalnya, band Radja baru saja mengalami kejadian yang tidak mengenakan seusai menggelar konser di Malaysia.
Dikabarkan bahwa usai tampil dalam konser, band Radja mendapat tindakan pengancaman yang dilakukan oleh beberapa oknum.
Usai mendapat ancaman dan tindakan yang tak mengenakan tersebut, vokalis utama band Radja yakni Ian Kasela alami trauma.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Rabu (15/3/2023), Ian Kasela menceritakan bagaimana trauma yang ia alami pasca peristiwa pengancaman.
Ian Kasela menyampaikan bahwa selama ini ia selalu menyambut baik apabila ada penggemarnya yang ingin foto bersama.
Awalnya Ian Kasela menceritakan bahwa usai membuat laporan ke kantor polisi, ia langsung menuju Kuala Lumpur.
Dalam perjalanannya yang cukup memakan waktu, ia sempat singgah di rest area untuk istirahat sejenak.
Saat itu, ada beberapa anak muda yang mengejar dirinya untuk meminta foto bersama.
“Gue tuh yang namanya orang mau foto selalu welcome, gue sambut, tidak pernah gue takut. Begitu beli kopi di peristirahatan di pom bensin, nggak tahu ya secara kebetulan kita parkir mobil di belakang berhenti (ada) sedan isi bensin,” ceritanya.
“Bukan siapa-siapa, nggak kenal, tapi anak muda. Mungkin ya empat orang ini fans kita, dia mengenal, cuma reaksi dia yang namanya bertemu dengan idolanya, dia mengejar lari empat-empatnya,” sambungnya.
Ian mengaku bahwa saat itu dirinya mendadak seperti ingin menangkis orang lain ketika ada fansnya yang menghampirinya.
“Gue biasanya nggak apa-apa, santai aja, tapi karena gue habis traumatik, bang Ian mau foto boleh tak, yang namanya orang trauma gue langsung kaya mau nangkis,” katanya.
Ian menjelaskan bahwa trauma yang ia rasakan masih berlanjut ketika ia tiba di bandara.
Saat berada di Lounge untuk menunggu keberangkatan, Ian berujar bahwa ia takut lantaran banyak penggemarnya yang ingin foto bersama.
Bahkan, kejadian tidak mengenakan tersebut harus terbawa mimpi oleh Ian Kasela.
“Akhirnya traumatic gue tuh terus menerus. Di bandara pun banyak yang mau foto di Lounge, ada yang mau foto gue pun masih rada-rada takut,” jelasnya.
“Sampai tadi malam pun gue bilang juga ke Konsultan Kedutaan, gue sampe mimpi pak ini trauma gila banget ini. Karena gimana nggak trauma, kita macam (ngumpul) gini dibentak-bentak, reaksi kita cuma diam,” tutupnya.***