AYOJAKARTA.COM - Heboh gugatan perceraian oleh Aldila Jelita kepada sang suami, Indra Bekti.
Gugatan perceraian Aldila Jelita kepada Indra Bekti itu pun telah dibenarkan oleh sang pengacara, Milano Lubis.
Sebelum kabar gugatan cerai resmi diumumkan oleh pihak pengacara, warganet telah lebih dulu menduga bahwa rumah tangga Aldila Jelita dan Indra Bekti sedang tidak baik-baik saja.
Melalui unggahan akun Instagramnya, Aldila Jelita secara tersirat mengungkapkan bahwa ia sudah siap berpisah dengan sang suami.
Tak hanya itu, kecurigaan warganet juga diperkuat setelah foto kebersamaannya dengan Indra Bekti tidak lagi terpajang dalam postingannya.
Baca Juga: Digugat Cerai Aldila Jelita, Ternyata Ini Alasan Indra Bekti Pilih Pisah Rumah Selama Seminggu
Bahkan keduanya sudah saling unfollow satu sama lain di Instagram.
Dikutip AyoJakarta.com dari acara Brownis Trans TV pada Rabu 1 Maret 2023 yang diunggah YouTube TRANS TV Official, pria dua anak ini mencurahkan perasaaannya perihal keretakan rumah tangganya.
Mengingat rumah tangga yang terjalin lebih dari 10, Indra Bekti mengungkapkan bahwa dirinya sebetulnya tidak ingin berpisah dari Aldila Jelita.
Namun demi kebaikan bersama, keduanya pun sepakat untuk menempuh jalan perpisahan.
“Sebenarnya nggak pengen terjadi gitu yah kita udah bangun sama-sama kan gitu intinya, tapi ini keputusannya kita masing-masing juga akhirnya bulat,” kata Indra Bekti sambil menahan tangis.
“Masukan-masukan dari beberapa temen-temen, saudara-saudara dan semuanya ya mungkin ini jalan yang terbaik untuk kesehatan aku juga untuk supaya tidak terlalu stres,” pungkasnya.
Baca Juga: Dibalik Gugatan Cerai Adilla Jelita, Indra Bekti Tetap Semangat Bekerja dan Tampil Totalitas
Sebelum adanya gugatan perceraian, diketahui bahwa Indra Bekti sempat memilih pisah rumah dengan Aldila Jelita selama kurang lebih satu minggu.
Hal itu karena ia butuh ketenangan agar tidak terlalu banyak berpikir mengingat kondisi kesehatannya sedang dalam masa penyembuhan.
“Jadi lebih Bekti tuh keluar untuk menenangkan diri dia kan tidak boleh banyak berpikir, maksudnya apapun yang diputuskan ini memang dia harus tenang dulu baru dia bisa mengambil putusan,” kata Milano Lubis.***