AYOJAKARTA.COM---Aktris multitalenta Christine Hakim trending di media sosial dan menuai kebanggaan dari banyak pihak.
Menyusul aktingnya yang memukau dalam Serial The Last of Us.
The last of Us merupakan salah satu serial yang tayang di HBO, dan sedang menjadi perbincangan publik.
Terlebih kemunculan artis Christine Hakim di episode ke-2 serial yang bercerita tentang wabah infeksi mematikan dan telah membunuh sebagian besar peradaban modern.
Dalam twitter@SukaFilmID beredar sejumlah foto Christine Hakim dalam bagian akting serial tersebut. Episode kedua serial ini berjudul infected. Menarasikan alur kembali pada tahun 2003 lalu.
Tahun 2003 mengantarkan ketegangan dan bayangan, "Gimana kalau kita menjadi orang pertama yag tahu bahwa dunia akan kiamat?".
Penasaran serial ini?, berikut kami rangkum sejumlah fakta tentang The last of Us yang sayang bila dilewatkan.
Seperti dilansir dari Suara.com dalam artikel 6 Fakta The Last of Us, Nama Christine Hakim Jadi Trending di Media Sosial. Berikut fakta-fakta serial The Last Of Us :
1. Adaptasi Video Game Populer
Serial ini merupakan adaptasi video game populer yang pertama kali dirilis pada 2013.
Dalam game ini diceritakan Joel Miller, seorang pria yang selamat dari bencana wabah virus mematikan, kemudian ia ditugaskan mengawal remaja bernama Ellie yang jadi kunci untuk menyelamatkan manusia dari wabah.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Film Natal dari Legendaris Hingga Romantis, Tonton Bareng Keluarga Yuk!
2. Dibintangi Artis Papan Atas Dunia
Sejumlah artis papan atas terlibat dalam serial ini. Mereka bahkan identik dengan film box office yang memukau.
Ada Pedro Pascal sebagai Joel Miller. Pascal sebelumnya bermain di Game of Thrones dan The Mandalorian.
Ellie diperankan oleh Bella Ramsey, bintang Game of Thrones yang juga pengisi suara Freya di Doctor Who Infinity: The Dalek Invasion of Time.
Selain itu juga ada Gabriel Luna, Anna Torv serta Christine Hakim.
3.Serial HBO dengan budget luar biasa besar
The Last of Us merupakan salah satu serial HBO dengan budget terbesar.
Tak tanggung-tanggung demi menyuguhkan cerita yang luar biasa, dan bersetting pasca-apokaliptik, per episode bisa menghabiskan biaya 8-15 juta dolar AS (Rp120-225 miliar).
Biaya produksinya hampir menyamai Game of Thrones dan House of the Dragon.
Baca Juga: Terkini! Melonguane-SULUT Kembali Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo, Tidak Berpotensi Tsunami
4. Dibuat Semirip Mungkin dengan Game
Versi live-action The Last of Us dibuat semirip mungkin dengan game.
Lokasi syuting menggunakan tempat bersejarah untuk menghidupkan suasana dunia terbengkalai dan hancur.
Salah satu lokasi syuting serial garapan Craig Mazin dan Neil Druckmann ini bertempat di Alberta, Kanada. Syuting dimulai sejak Juni 2021.
5. Episode Dipangkas menjadi 9
Awalnya pada musim pertama, Serial The Last of Us rencananya akan dirilis 10 episode, namun akhirnya dipangkas menjadi 9 episode.
Guna menghindari akhir cerita yang mungkin akan dianggap tidak menarik, sehingga dua episode terakhir dipadatkan.
6. Kemunculan Christine Hakim jadi Ilmuwan Trending
Tampil Memukau di Adegan Pembuka The Last of Us Episode 2, Christine Hakim Dijagokan Raih Emmy Award oleh Aktris Hollywood Ini.
Christine Hakim muncul sebagai opening episode kedua The Last of Us yang dirilis pada Senin (24/1/2023).
Meski hanya sebentar, penampilan aktris senior Indonesia tersebut sukses bikin heboh hingga trending topic di Twitter.
Kemunculan Christine Hakim sebagai ilmuwan mengisyaratkan bahwa infeksi jamur cordyceps kemungkinan berawal dari Jakarta. Tampak aktingnya menjadi ilmuwan dengan balutan jas penelitian yang sedang berkutat dengan virus mematikan.
Demikian sejumlah fakta The Last of Us yang tayang setiap Senin di HBO. Jangan lewatkan!