AYOJAKARTA.COM - Hard Gumay kembali meramal kejadian yang menghebohkan warganet.
Setelah sebelumnya ramalam Hard Gumay soal artis inisial R yang bikin heboh warganet disebut benar terjadi.
Kini Hard Gumay juga meramal adanya bencana yang kemungkinan terjadi di Indonesia pada beberapa tahun yang akan datang.
Baca Juga: RD Diprediksikan Hard Gumay Akan Bercerai, Tanggapan Denise Chariesta Justru di Luar Dugaan
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo pada Jum’at, 6 Januari 2023 berikut ulasannya.
Sebelumnya Denny Sumargo menceritakan soal prediksi yang diramal oleh peramal terkenal dari Prancis, Nostradamus.
Denny menyebutkan bahwa sebelumnya Nostradamus meramal kalau Ratu Elizabeth akan meninggal di 2022.
Dan tanpa disangka hal itu pun benar terjadi.
Selain Ratu Elizabeth, Nostradamus juga meramal bahwa Indonesia akan perang melawan Australia di 2037.
Baca Juga: Terungkap Alasan Tiko Tak Mau Jual Rumah Mewah Terbengkalai, Jawabannya Tak Terduga
“Nostradamus itu Peramal, dia punya buku di bukunya itu katanya dia memprediksi Ratu Elizabeth meninggal 2022, dan dia prediksi di tahun 1955, dan Nostradamus itu sudah meninggal dunia dan itu terjadi,” kata Denny.
“nah disitu juga ada dia memprediksi Indonesia akan perang sama Australia 2037, luh bisa prediksi kesana nggak?,” tambahnya.
Lalu pria indigo ini mengaku bahwa sebelumnya ia tidak tahu soal ramalan tersebut.
Namun Gumay mengatakan bahwa ramalan Indonesia akan perang melawan Australia itu bisa terjadi.
“terjadi, jadi kalau prediksi si Nostradamus ini tuh gua nggak pernah memprediksi seperti itu dan baru denger ini prediksi dia perihal Indonesia dengan Australi akan perang tapi kalau ini gua lihat sekarang detik ini, iya akan terjadi perang antara Indonesia dengan Australia,” ujarnya.
Gumay mengungkapkan bahwa perang tersebut merupakan perang politik, namun ada baku tembak juga.
Hanya saja tidak separah perang antara Rusi dan Ukraina.
Selain itu, Gumay juga mengungkapkan bahwa yang kalah adalah Australia.
“nggak separah itu, diperbatasan aja, skalanya kecil tapi ada sampai besar yang kalah Australia,” ucapnya.***