AYOJAKARTA.COM - Kabar sakitnya pembawa acara Indra Bekti akibat pendarahan otak pada Rabu (28/12/2022) ramai diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia hingga trending.
Kejadian tersebut pun dikonfirmasi oleh sahabatnya Indy Barends yang kala itu sedang bersama dirinya karena jadwal siaran.
Indra Bekti sendiri diketahui sudah melakukan 2 tindakan operasi karena alami pendarahan otak.
Baca Juga: Sidang Richard Eliezer, Albert Aries Sebut Tes Poligraf Menjadi Bukti Paling Kuat, Apa Sebabnya?
Roy manajer Indra Bekti pun menyebutkan bahwa sang artis baru-baru ini mengeluh pusing.
Indra Bekti sendiri ketika kejadian diketahui tak sadarkan diri di kamar mandi.
Dilansir dari suara.com manajer Indra Bekti menyebutkan bahwa presenter kondang ini memiliki riwayat saraf kejepit di belakang dan punggung.
"Dia pernah bilang, ada saraf kejepit di belakang, di punggung," ungkap manajer Indra Bekti, Roy Manela di RS Abdi Waluyo, Jakarta pada 28 Desember 2022.
Sempat diajak untuk berobat, namun meminta jika ada waktu kosong hingga akhirnya hal itu tidak terwujud.
"Sempat mau ajak saya ke tempat saraf, saya bilang, 'Nanti ya, kalau ada waktu kosong, kita ke sana'. Sampai saat ini belum kejadian," terang Roy Manela.
Baca Juga: Sidang Richard Eliezer, Albert Aries Sebut Tes Poligraf Menjadi Bukti Paling Kuat, Apa Sebabnya?
Pecahnya pembuluh darah dari Indra Bekti diketahui dipicu oleh hipertensi yang diidap sudah sejak setahun lalu.
"Hipertensinya kami tahu, memang dia cerita kalau ada hipertensi," kata adik Indra Bekti, Cipta.
Penyakit hipertensi juga yang membuat Indra Bekti sering mengeluh pusing sebelum mengalami pendarahan otak.
"Beberapa minggu belakangan memang ada keluhan pusing pusing. Kami sudah menyarankan istirahat, tapi dia maunya kerja kerja kerja," jelas Cipta
Baca Juga: Sidang Richard Eliezer, Albert Aries Sebut Tes Poligraf Menjadi Bukti Paling Kuat, Apa Sebabnya?.
Hingga saat ini, Indra Bekti sedang dirawat secara intensif di ruang ICU RS Abdi Waluyo.
Lantas apa saja penyebab pecahnya pembuluh darah di otak?
Dilansir dari Webmd pecahnya pembuluh darah bisa terjadi dari berbagai faktor seperti adanya trauma kepala, Aneurisma atau adanya pelemahan di dinding pembuluh darah hingga membengkak hingga adanya kelainan di pembuluh darah.***