AYOJAKARTA.COM -- Kotak hitam atau black box pesawat Jeju Air 2216 (Boeing 737-800) yang mengalami kecelakaan di Bandara Muan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024) akhirnya ditemukan.
Tak perlu waktu lama bagi tim investigasi untuk menemukan dua kotak hitam pesawat Jeju Air tersebut.
Ada dua jenis kotak hitam pada pesawat yani perekam penerbangan (FDR) dan perekam suara kokpit (CVR).
FDR sendiri berfungsi untuk mencatat jalur penerbangan tiga dimensi pesawat dan status pengoperasian setiap unit.
Sementara CVR berfungsi untuk menyimpan percakapan antara awak kokpit, komunikasi antara pengatur lalu lintas udara dan awak pesawat, serta suara dan suara peringatan status pengoperasian pesawat.
FDR merupakan data terpenting untuk menyelidiki keadaan kecelakaan.
Meski sudah berhasil ditemukan, namun penyelidikan penyebab kecelakaan pesawat Jeju Air melalui kotak hitam memerlukan waktu 6 bulan hingga tiga tahun.
“Dalam kasus pesawat penumpang komersial, biasanya diperlukan waktu setidaknya 6 bulan hingga 3 tahun untuk menentukan penyebab kecelakaan. Karena ada faktor kecelakaan yang kompleks, maka perlu waktu lama untuk mengidentifikasinya” ujar Direktur Kebijakan Keselamatan Penerbangan, Kyung-soo Yoo dikutip Ayojakarta.com dari newskr1.
Investigasi kotak hitam atau black box pesawat pun biasanya dilakukan dalam beberapa tahapan, di antaranya:
- Melakukan investigasi kecelakaan
- Mengorganisir dan menjalankan tim investigasi
- Mengirimkan laporan awal
- Otopsi, inspeksi, analisis, dan pengujian
- Menulis laporan pencarian fakta
- Mendengarkan opini
- Menulis draft laporan akhir
- Menanyakan pendapat pemangku kepentingan
- Musyawarah dan penyelesaian komite
- Pengumuman dan pengiriman laporan akhir Benar.
Kyung-soo Yoo mengatakan hal yang terpenting saat ini adalah memulihkan kotak hitam terlebih dahulu, mengingat kondisi pesawat yang terbakar.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Domestik Turun 10 Persen Jelang Nataru! Untuk Penerbangan Kapan Saja?
“Yang paling penting adalah memulihkan kotak hitam secara utuh, (Status kotak hitam) hanya dapat diketahui dengan memeriksanya di ruang analisis nanti,” ujarnya.