Internasional

Reaksi Sandiaga Uno Terkait Senator Pauline Hanson yang Hina Bali Gara-gara Takut Wabah PMK

Oleh: Cita Aryani. M Sabtu 06 Agu 2022, 08:26 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno,menghadiri pelatihan UMKM di Banda Aceh, Rabu,3/8/22

AYOJAKARTA.COM - Bali merupakan salah satu tempat objek wisata Indonesia dengan sejuta keindahannya.

Bali bisa dibilang sebagai kota destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Berbagai turis mancanegara dan domestik berbondong-bondong datang ke bali untuk liburan.

Namun, baru-baru ini kabar mengejutkan datang dari Senator Pauline Hanson.

Ia mengklaim bahwa turis Australia pulang ke rumah dengan kotoran sapi Bali dan menuliskan kata-kata kasar yang aneh tentang respons penyebaran wabah penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dalam pidatonya.

“Sapi berkeliaran di jalanan, kotoran ternak di tanah, orang-orang berjalan di kotoran itu, kotoran itu kemudian dibawa kembali dengan pakaian dan tubuh mereka dan kembali ke negara ini,” kata senator One Nation kepada parlemen.

Baca Juga: Sandiaga Uno Atau Ganjar Pranowo, Begini Respon Golkar Soal Sosok yang Dampingi Airlangga di Pilpres 2024

Dikutip AyoJakarta.com dari news.com.au pada Sabtu (6/8/2022), adanya peringatan dari pejabat departemen untuk tidak mempolitisasi masalah ini.

Dalam kasus ini pihak berwenang Australia telah bersiaga sejak penyakit menular pada sapi itu pertama kali terdeteksi di Bali beberapa waktu lalu.

Gugus tugas PMK negara itu mengatakan pihaknya berharap wabah (PMK) bisa dikendalikan pada akhir tahun.

Selanjutnya pemerintah federal telah memberikan $1,5 juta kepada Indonesia untuk membantu pembelian lebih dari satu juta dosis vaksin ternak tetapi dengan pasokan vaksin yang terbatas, tidak ada satu dosispun yang berhasil.

Tetapi Senator Hanson menegaskan penundaan itu hanyalah roda penggerak dalam rencana Partai Buruh untuk membunuh sapi untuk mengurangi emisi.

“Mereka ingin melihat sapi dan sapi potong di negara ini dimusnahkan. Mereka ingin melihat pengurangan emisi, dengan cara apapun karena itu akan membuat mereka terlihat bagus,” katanya.

Baca Juga: Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ke Kantor Cabang PNM Jawa Barat

Pekan lalu, Senat merujuk tanggapan pemerintah terhadap penyelidikan parlemen di tengah kritik bahwa seharusnya perbatasan dengan pulau wisata populer itu ditutup.

Dalam hal ini industri pun telah menolak seruan dari Koalisi dan Satu Bangsa untuk menutup perbatasan dengan Indonesia, dengan alasan hal itu dapat membahayakan hubungan perdagangan.

Sehubungan itu, Senator Partai Hijau Peter Whish Wilson mengecam oposisi dan One Nation karena tindakan ini akan memicu ketakutan untuk keuntungan politik mereka sendiri.

"Itu hampir terdengar seperti oposisi menginginkan semacam wabah kaki dan mulut sehingga mereka dapat mengambil keuntungan politik darinya," katanya kepada Senat.

Baca Juga: Sandiaga Uno Kunjungi Nasabah dan Karyawan PNM Banjarmasin

Melalui laman Instagram @sandiuno Sabtu (6/8/2022), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno menganggap ini sebuah penghinaan buat Indonesia.

"Apa yang disampaikan seorang senator Australia @senatorpaulinehanson ini tidak berdasar pada fakta. Secara tegas dan lugas saya sampaikan untuk jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisatanya Indonesia," ungkap sandi.

“Saya ingin berterima kasih kepada Mr. Damian Hoo (@hoointheworld) seorang warga negara Australia yang langsung mematahkan statement Senator tersebut," tambahnya.

Terakhir dalam keteranganya sandi menjelaskan bahwa Bali kini sudah bangkit dan lapangan kerja sudah kembali tercipta.

"Jangan ganggu ketenangan, apalagi kepulihan ekonomi kami dengan ucapan yang tidak benar."

"Oiya, fyi.. Bali bukanlah negara.. pasti dulunya bukan anak IPS. Lain kali dicek dulu ya di mbah google. Matur suksma.. #itstimeforbali," pungkasnya.***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Fathul Amanah