Internasional

Data IFRC : Asia Tenggara Cetak Angka Kematian Tertinggi Akibat Varian Delta

Oleh: Icheiko Ramadhanty Senin 23 Agu 2021, 13:45 WIB
Ilustrasi Zona Merah Covid-19

 
TEBET, AYOJAKARTA -- Organisasi kemanusiaan internasional, International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) mencatat bahwa wilayah Asia Tenggara mencetak angka kematian tertinggi di dunia akibat varian Delta Covid-19.
 
Selain itu, wilayah ini juga mendapatkan distribusi vaksin global yang tidak menyeluruh. 
 
Berdasarkan catatan organisasi yang berbasis di Kota Geneva Switzerland itu, Asia Tenggara mencatat sekitar 38.522 kematian di dua minggu terakhir. Data tersebut didapatkan dari John Hopkins University. 
 
“Kenaikan kasus Covid-19 di Asia Tenggara terjadi karena varian Delta yang mengakibatkan kehilangan banyak anggota keluarga di Asia Tenggara secara tragis dan ini masih akan berlanjut," ujar Direktur Asia Pasific IFRC Alexander Matheou dalam pernyataan resmi yang diterima Ayojakarta, Senin 23 Agustus 2021.
 
Alexander juga mengungkap kekhawatiran pihaknya dengan penyebaran virus yang terjadi mulai dari perkotaan hingga pedesaan, akan mengakibatkan banyak nyawa lagi yang hilang karena distribusi vaksin yang belum merata.
 
Dia menilai, sebenarnya tingkat vaksinasi di Asia Tenggara sudah dirasa optimal di beberapa negara. Namun, Alexander menegaskan masih banyak negara di wilayah itu yang memiliki tingkat vaksinasi yang rendah. 
 
"Hal ini sangat jauh dibandingkan dengan negara-negara di Eropa Barat dan Amerika Serikat,” tuturnya.
 
Menurut Our World in Data Universitas Oxford, Kanada dan Spanyol telah memvaksinasi sekitar 64% populasinya lalu diikuti dengan Inggris sekitar 60% dari populasinya. 
 
Sementara itu di Asia Tenggara, Malaysia baru memvaksinasi sekitar 34% populasinya, lalu di Indonesia sekitar 57 juta dari populasinya untuk vaksinasi pertama dan 31 juta untuk vaksinasi kedua (per tanggal 18 Agustus 2021), Filipinia yang berada pada 11%, dan Vietnam dengan tingkat vaksinasi kurang dari 2%. 
 
Vietnam dan Thailand merupakan negara-negara yang mencatat angka kasus Covid-19 dan angka kematian tertinggi akibat virus Covid-19 di Asia Tenggara. Di Indonesia, tercatat 126.372 angka kematian pada 22 Agustus 2021.  
 
IFRC memaparkan tujuh dari 10 negara yang mengalami tingkat kematian tertinggi akibat virus Covid-19 berada di Asia dan Pasifik. Alexander mengungkap bahwa Vietnam, Fiji, dan Myanmar menduduki peringkat kelima tertinggi menurut Our World in Data.
 
Dia menekankan negara-negara yang memiliki dosis vaksin berlebih, untuk segera mendistribusikannya ke negara-negara di Asia Tenggara. Menurutnya, Asia Tenggara membutuhkan dukungan dari pemerintah negara masing-masing dan produsen vaksin untuk meningkatkan kapasitas produksi dan teknologi. 
 
Alexander mengingatkan pada beberapa minggu kedepan, merupakan masa yang kritis untuk meningkatkan perawatan, pemeriksaan, serta vaksinasi di Asia Tenggara dengan menargetkan 70-80% tingkat vaksinasi jika ingin menang melawan varian-varian baru dan pandemi global.
Reporter Icheiko Ramadhanty
Editor Firda Puri