LONDON, AYOJAKARTA.COM -- Salah satu bongkahan bulan di dunia dijual di rumah lelang Christie's dengan harga dua juta Euro atau 2,5 juta dolar AS setara Rp37,5 miliar pada Kamis (30/4/2020).
Batu bulan yang memiliki berat 13.5 kilogram dikabarkan datang dari tubrukan asteroid dan permukaan bulan yang jatuh di gurun sahara.
Dinamai NWA 12691, dikabarkan potongan ini merupakan potongan bulan terbesar kelima yang pernah mendarat di bumi.
AYO BACA : 16 Kali Ukuran Bulan, Asteroid Ini Lintasi Bumi April 2020
“Pengalaman memegang sebuah bongkahan dari luang angkasa di telapak tangan merupakan pengalaman yang tidak bisa dilupakan,” ucap James Hylop kepala sains dan sejarah alam Christie's seperti dikutip Reuters.
Ia menambah batu tersebut merupakan pecahan bulan asli yang berukuran sebesar bola sepak tetapi lebih lonjong dengan ukuran lebih besar dari kepala manusia.
Potongan tersebut ditemukan di Gurun Sahara seperti potongan meteorit lainnya oleh orang yang tidak diketahui, yang akhirnya berpindah tangan terus-menerus.
AYO BACA : Buku 'Peramal' Corona Sejak 1981 Ludes Diserbu
Ilmuwan yakin potongan tersebut berasal dari bulan dengan membandingkan sampel batu bulan yang dibawa oleh misi luar angkasa Apollo Amerika Serikat dari bulan.
“Pada tahun 1960 dan 1970-an, program Apollo membawa sekitar 400 Kg batu bulan bersama mereka. Ilmuwan berhasil meneliti kandungan mineral dan isotop yang dimiliki dan menentukan bahwa mereka cocok,” jelas Hysop.
Ia menambahkan meteorit merupakan benda yang sangat langka dan hanya satu dari seribu yang datang dari bulan.
“Kita mengharapkan minat besar secara internasional dari museum sejarah alam. Benda ini juga merupakan sebuah hiasan yang indah bagi seseorang tertarik dengan sejarah luar angkasa dan eksplorasi bulan.”
Christie’s juga menawarkan secara penjualan pribadi koleksi 13 meteorit besi yang diestimasikan berharga 1,4 juta Euro. (M Al Iqbal)