Internasional

Bangladesh Perpanjang Lockdown 11 Hari

Oleh: Admin Minggu 12 Apr 2020, 15:22 WIB
Ilustrasi Lockdown (AyoMedia Network)

DHAKA, AYOAKARTA.COM – Masa pandemi Covid-19 di Bangladesh belum berakhir. Pemerintah setempat memperpanjang masa lockdown atau karantina wilayah selama 11 hari ke depan. Langkah ini dilakukan untuk menahan laju penyebaran virus corona di negara Asia Selatan itu.

Bangladesh mengerahkan tentara untuk menegakan kebijakan pembatasan sosial di seluruh negeri. Pada Sabtu (11/4/2020) pemerintah Bangladesh mengumumkan akan memperpanjang karantina wilayah hingga 25 April. Saat ini negara itu sudah mengumumkan 424 kasus infeksi dan 27 kematian akibat virus corona.

AYO BACA : India Rencanakan Perpanjang Masa Karantina Wilayah

Sementara itu Perdana Menteri India Narendra Modi akan menggelar rapat dengan negara-negara bagian. Mereka akan memutuskan apakah perlu memperpanjang pembatasan sosial hingga pekan depan.

Pasalnya kebijakan pembatasan sosial India yang sudah berlangsung selama 21 hari akan berakhir pada Selasa (14/4/2020). Beberapa negara bagian meminta Modi untuk memperpanjang karantina wilayah itu.

Walaupun ada kekhawatiran karantina wilayah membuat jutaan rakyat miskin kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Serta memaksa pekerja migran di kota berbondong-bondong bergerak ke desa-desa.

AYO BACA : Sosialisasi Cegah Corona, Eks Kombatan Serahkan Senpi ke Satgas TNI

Kekhawatiran itu terus tumbuh setelah 81 pekerja migran di tangkap di kota Surat yang berada di sebelah barat India. Polisi mengatakan para pekerja itu melakukan pembakaran dan melempar batu dalam unjuk rasa yang meminta agar pemerintah mengizinkan mereka kembali pulang ke rumah.

"Para pekerja tidak memiliki pekerjaan karena lockdown, dan kesulitan untuk menopang hidup mereka sendiri," kata salah satu polisi.

Pemerintah sudah memperingatkan penyebaran virus corona dapat menjadi bencana bagi India. Karena jutaan orang tinggal di permukiman padat penduduk dan sistem kesehatan mereka sudah kewalahan dalam mengatasi pandemi.

Pada Sabtu (11/4/2020) ini jumlah kasus infeksi di India naik menjadi 7.471. Jumlah kasus di Ibu Kota New Delhi dan pusat keuangan Mumbai naik pesat. Sementara setidaknya dua negara bagian di India yakni Odisha dan Punjab sudah memperpanjang karantina wilayah hingga akhir April.

AYO BACA : Sehari, 2.000 Orang Meninggal Karena Corona di AS

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono