Internasional

Gegara Masker, Wali Kota di Tiongkok Dipecat

Oleh: Admin Rabu 26 Feb 2020, 08:52 WIB
Ilustrasi

TIONGKOK, AYOJAKARTA.COM – Dianggap menghambat pengiriman masket untuk mencegah penularan wabah virus korona (COVID-19), Wali Kota Dali, Provinsi Yunnan, Tiongkok, Du Shugan, dan wakilnya Lou Zenghui dicopot dari jabatannya.

Pemecatan juga dilakukan terhadap Ketua Partai Komunis China (CPC) Cabang Kota Dali Gao Zhihong, demikian keputusan Komisi Disiplin CPC Wilayah Provinsi Yunnan yang berkantor di Kota Kunming, Senin (24/2/2020).

Seperti dilansir Suara.com, dua pengurus CPC Kota Dali dan tiga pengurus di bawahnya dikenai sanksi peringatan keras dari internal partai penguasa di Tiongkok itu.

AYO BACA : Antisipasi Korona, Kejuaraan Vietnam International Challenge Diundur ke Juni

Masker-masker yang hendak dikirim ke Kota Chongqing (kota setingkat provinsi yang bertetangga dengan Provinsi Yunnan) dicegat oleh para pelaku saat transit di Kota Dali.

Pencegatan itu memicu kecaman di seantero daratan Tiongkok sebagaimana laporan media resmi setempat.

Pihak Pemerintah Kota Dali sempat meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan jajaran pejabat utamanya.

AYO BACA : Taiwan Gelontorkan 2 Miliar USD untuk Redam Korona

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dali Yang Yanchi terlebih dahulu dipecat atas kasus tersebut pada 6 Februari lalu.

Sejak virus yang menyerang paru-paru tersebut merebak di Tiongkok, masker menjadi barang yang langka dan mahal harganya.

Pemerintah pusat telah memperingatkan sejumlah pihak, termasuk apotek, untuk tidak memanfaatkan situasi tersebut dengan menaikkan harga jual masker.

Komite Sentral CPC juga tidak segan-segan memberikan sanksi yang tegas kepada pihak-pihak yang dengan sengaja menghambat upaya pengendalian dan pencegahan wabah COVID-19.

Sampai berita ini diturunkan jumlah orang yang terkonfirmasi terpapar COVID-19 di Tiongkok mencapai angka 77.658.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.663 orang meninggal dunia dan 27.323 lainnya dinyatakan sembuh.

AYO BACA : Dampak Korona, Syuting Mission Impossible 7 Terganggu

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono