JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Selandia Baru berencana menyewa pesawat evakuasi untuk membantu warganya yang ingin meninggalkan Wuhan, pusat berjangkitnya virus corona di China.
Pesawat yang disewa itu akan memiliki kapasitas sekitar 300 penumpang dan terbang dari Wuhan menuju Selandia Baru.
Demikian kata Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters dalam sebuah pernyataan.
"Kami sanggup menawarkan bantuan ini kepada warga Selandia Baru dalam situasi yang menantang," kata Peters seperti dilansir dari Reuters.
"Selandia Baru akan menawarkan kursi-kursi tambahan untuk warga negara Asia Pasifik dan Australia sebagai prioritas.
Peters menambahkan bahwa pemerintah sedang berupaya memberangkatkan pesawat itu sesegera mungkin.
Tim konsulat akan bekerja dengan pejabat kesehatan untuk menjamin risiko penularan virus corona ke Selandia Baru tertangani dengan hati-hati sepanjang proses evakuasi.
Jumlah total korban tewas akibat corona di China naik menjadi 170 pada Kamis (31/1/2020).
Sedangkan jumlah pasien terinfeksi secara global kini sebanyak 7.815. Meskipun kebanyakan teridentifikasi berada di China, lebih dari selusin negara lain melaporkan kasus-kasus sejauh ini.
Peters mengatakan, pejabat saat ini sedang mengembangkan prosedur untuk penyaringan kesehatan penumpang sebelum keberangkatan. Pejabat juga mengembangkan prosedur pengendalian infeksi dalam penerbangan dan isolasi seluruh penumpang yang tiba di Selandia Baru hingga dua pekan lamanya.