DRESDEN, AYOJAKARTA.COM -- Pencuri menghancurkan etalase dan mengambil perhiasan tak ternilai dari salah satu museum di Jerman pada Senin dini hari (25/11/2019).
Polisi menyatakan, aksi itu sebagai sebuah serangan kilat terhadap salah satu koleksi kekayaan terbesar Eropa.
Pencuri memaksa masuk ke Gruenes Gewoelbe atau Museum Green Vault di Dresden dan membawa kabur sedikitnya tiga set perhiasan awal abad ke-18. Termasuk sejumlah berlian dan batu rubi.
Rekaman CCTV memperlihatkan dua pria menerobos masuk melalui jendela. Alarm berbunyi tepat sebelum pukul 5 pagi waktu setempat dan polisi tiba di lokasi kejadian lima menit kemudian. Namun sayang, pencuri berhasil kabur.
''Di sini kami berbicara tentang objek nilai budaya yang tak terukur,'' ujar Direktur Museum Dirk Syndram saat konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Selasa (26/11/2019).
Direktur museum di sekitar Negara Bagian Saxony Marion Ackermann mengatakan, tidak mungkin untuk menjual barang-barang yang teridentifikasi dan unik itu seperti di pasar terbuka.
''Itu akan menjadi sesuatu hal yang mengerikan,'' ujarnya ketika ditanya apakah perhiasan itu mungkin dihancurkan atau dileburkan.
''Nilai budayanya jauh di atas nilai material apapun,'' tambah Ackermann.
Perhiasan yang dicuri memiliki nilai hingga 1 miliar euro atau sekitar Rp 23,29 triliun, seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Surat Kabar Bild.
Pihak museum mengatakan kotak sambungan listrik di dekatnya terbakar sehingga memutus aliran listrik ke seluruh area sebelum pencurian.
Polisi menyebutkan, lingkungan sekitar mengalami pemadaman listrik tetapi belum jelas apakah hal itu terkait dengan kejahatan tersebut. Mereka juga sedang menyelidiki apakah sebuah mobil yang terbakar terkait dengan aksi pembobolan tersebut.