Internasional

Berlanjut, Protes Anti Pemerintah Irak Tewaskan 74 Orang

Oleh: Admin Senin 28 Okt 2019, 15:37 WIB
Ribuan demonstran anti pemerintah turun ke jalan-jalan di Kota Baghdad/Reuters

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Jumlah korban jiwa dalam aksi protes anti pemerintah di seluruh Irak bertambah jadi 74 orang.

Komisi Tinggi Independen buat Hak Asasi Manusia (IHCHR) mencatat, sedikitnya 3.654 orang termasuk pejabat keamanan menderita cidera dalam protes di Ibu Kota Baghdad dan kota besar di bagian selatan.

''Irak telah menyaksikan protes massa selama satu bulan belakangan sehingga menewaskan ratusan orang. Pemerintah demi pemerintah gagal mengakhiri perkoncoan dan korupsi dan pemerintah saat ini berjuang untuk mengakhiri salah penanganan dana masyarakat,'' tulis Kantor Berita Turki Anadolu Agency, Senin (28/10/2019). 

Beberapa laporan juga beredar mengenai pengangguran dan kurangnya layanan umum.

Demonstrasi berhenti pekan lalu karena penyelenggaraan upacara agama di Kota Karbala, Irak Selatan sebelum kembali berkobar pada Jumat (25/10/2019).

Lebih dari 200 orang menjadi korban tewas dan 8.000 lainnya cidera selama protes sejauh ini.

Menurut Bank Dunia, Irak memiliki angka pengangguran di kalangan muda sebanyak 25 persen. Negeri 1001 malam itu juga dimasukkan di antara 21 negara paling korup di dunia oleh beberapa organisasi transparansi.

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo