Internasional

Akibat Konflik dengan Rusia, Ukraina untuk Pertama Kalinya Rayakan Natal pada 25 Desember

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 25 Des 2023, 19:53 WIB
Ilustrasi. Akibat Konflik dengan Rusia, Ukraina untuk Pertama Kalinya Rayakan Natal pada 25 Desember

AYOJAKARTA.COM -- Akibat konflik dengan Rusia, Umat Kristen Ortodoks Ukraina untuk pertama kalinya merayakan Natal pada tanggal 25 Desember.

Sebelumnya perayaan Natal di Ukraina mengikuti ritus perayaan Ortodoks Rusia yang biasanya dirayakan setiap tanggal 7 Januari.

"Semua orang Ukraina kini bersama-sama merayakan natal pada tanggal yang sama, sebagai satu keluarga besar, sebagai satu bangsa, sebagai satu negara bersatu," jelas Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pesan Natal pada 24 Desember 2023.

Baca Juga: 5 Perusahaan dengan Gaji Paling Tinggi di Indonesia, Ternyata yang Pertama Bukan Freeport, Minat Daftar?

Sebagai simbol perpisahan itu, perayaan Natal dipusatkan di pelabuhan Laut Hitam selatan Odesa. Umat Kristiani berdoa bersama saat para imam dengan jubah emas memimpin Misa Malam malam Natal di Katedral Nativity

"Kami percaya bahwa kami benar-benar harus merayakan Natal dengan seluruh dunia, jauh, jauh dari Moskow. Bagi saya itu pesan baru sekarang," kata seorang umat paroki bernama Olena, yang anaknya sedang berada garis depan.

Seperti diketahui, sebagian besar gereja ritus timur menggunakan kalender Julian, di mana Natal dirayakan pada 7 Januari.

Sementara gereja ritus Barat menggunakan kalender Gregorian di mana Natal dirayakan pada 25 Desember.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Uji Kejelian Mata dengan Coba Temukan Seekor Burung di Antara Buah Mangga

Presiden Ukraina Zelensky menandatangani undang-undang perayaan Natal ke tanggal 25 Desember pada Juli lalu.

Dia mengatakan orang Ukraina kini bisa meninggalkan warisan Rusia yang memaksakan perayaan Natal pada 7 Januari.

Gereja Ortodoks Ukraina secara resmi memisahkan diri dari Gereja Ortodoks Rusia atas aneksasi Krimea oleh Moskow pada 2014 dan dukungannya terhadap separatis di Ukraina timur.

Perpecahan politik membuat para imam dan seluruh paroki berpindah dari satu gereja ke gereja lain.

Baca Juga: Langsung Diterima Tanpa Perlu Tes! Berikut Rata-rata Nilai Rapor Masuk IPB Jalur SNBP 2024 Semua Prodi

Hal itu membuat Gereja Ortodoks Ukraina yang baru tumbuh dengan cepat dan mengambil alih beberapa bangunan gereja milik Rusia.

Perayaan Natal Ukraina tahun ini menjadi simbol penting dari keinginan warga negara tersebut untuk melepaskan diri dari pengaruh Rusia dan mulai membangun identitas sendiri.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil