Internasional

Waduh! Elon Musk Ancam Gugat Mark Zuckerberg Pimpinan Meta Atas Tuduhan 'Nyontek'?

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Jumat 07 Jul 2023, 13:43 WIB
Elon Musk dan Mark Zuckerberg

AYOJAKARTA.COM - Booming aplikasi terbaru besutan Mark Zuckerberg yaitu Instagram Threads membuat 10 juta lebih pengguna telah menginstalnya hingga hari ini.

Banyak orang penasaran dengan aplikasi yang digadang-gadang merupakan tandingan Twitter tersebut.

Selain itu, kritikan para pengguna Twitter soal pembatasan Tweet yang baru-baru ini dilakukan Elon Musk membuat semakin banyak orang ingin mencoba Threads.

Namun di balik kesuksesan Threads, terdengar kabar bahwa belakangan ini Elon Musk akan menggugat Perusahaan Meta yang dipimpin Mark Zuckerberg.

Baca Juga: Bikin Sejumlah Aturan Baru di Aplikasi Twitter, Elon Musk Ingatkan Warga Maya untuk Mementingkan Bagian ini

Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram Folkative pada Jumat(7/7/2023), Mark Zuckerberg mendapat ancaman dari Elon Musk karena diduga telah menyontek aplikasi Twitter yang dimilikinya.

Dalam Instagram tersebut diunggah pula tangkapan layar sebuah cuitan dari bos Twitter tersebut yang diduga ditujukan kepada Mark Zuckerberg.

"Competition is fine, cheating is not," tulis Elon Musk.

Baca Juga: Pengguna Ramai Pindah ke Twitter Lite Usai Elon Musk Batasi Jumlah Tweet yang Dibaca, Netizen: Aman atau Tidak

Selain itu dalam caption unggahan tersebut dituliskan bahwa pelaporan yang akan dilakukan Elon Musk tersebut terungkap dalam surat dari pengacara Twitter Alex Spiro yang ditujukan kepada CEO Meta Mark Zuckerberg.

Alex Spiro mengklaim bahwa Meta mempekerjakan puluhan mantan karyawan Twitter untuk mengembangkan Threads yang masih memiliki akses dalam informasi rahasia lainnya.

"According to Twitter, many former workers still have access to Twitter business secrets and other classified information," ucap Alex Spiro dikutip ayojakarta.com dari Instagram @folkative, Jumat (7/7/2023).

Baca Juga: Bikin Aturan Baru Twitter Limit, Elon Musk Sebut Kebijakan Baru Twitter adalah Perbuatan Baik

Lebih lanjut dalam caption tersebut diterangkan bahwa pihak Twitter mengancam akan mengambil tindakan hukum berupa ganti rugi perdata dan hukuman.

Menanggapi hal tersebut, pihak Meta diwakili oleh Direktur Komunikasi Andy Stone mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di tim teknis Threads yang merupakan mantan karyawan Twitter.

Hingga kini aplikasi Instagram Threads masih ramai diunduh jutaan pengguna di seluruh dunia, bahkan pada platform saingannya kata tersebut masih menjadi trending hingga hari ini.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Fathul Amanah