Internasional

Sebelum Meledak, Kapal Selam OceanGate Pernah Diperingatkan soal Bencana 'Catastrophic Implosion', Apa Itu?

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Minggu 25 Jun 2023, 12:29 WIB
Peringatan untuk kapal selam Titan berupa adanya bencana catastrophic implosion yang bisa membahayakan penumpang.

AYOJAKARTA.COM - Kapal selam Titan yang digunakan untuk wisata melihat bangkai Titanic milik OceanGate diketahui meledak beberapa waktu lalu dan menelan korban 5 orang penumpangnya.

Rupanya sebelum meledak, kapal selam Titan milik OceanGate pernah mendapatkan peringatan untuk membawa misi penumpang kaya berkeliling bangkai kapal Titanic.

Peringatan untuk kapal selam Titan tersebut berupa adanya bencana catastrophic implosion yang bisa membahayakan penumpang.

Dilansir dari The New York Times, tahun 2018 silam tim teknik perusahaan telah menyerahkan kapal selam Titan kepada kru baru yang akan bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan penumpangnya di masa depan.

Baca Juga: Jadi Korban Kapal Selam Titanic, Anak 19 Tahun Sempat Takut dan Terpaksa Ikut Demi Hari Ayah

Tetapi para ahli di dalam dan di luar perusahaan mulai membunyikan alarm.

Direktur operasi kelautan OceanGate, David Lochridge, yang mulai mengerjakan sebuah laporan sekitar waktu itu, mengatakan bahwa kapal itu membutuhkan lebih banyak pengujian dan menekankan “potensi bahaya bagi penumpang Titan sebagai submersible mencapai kedalaman yang ekstrim.”

Dua bulan kemudian, OceanGate menghadapi panggilan mengerikan yang serupa dari lebih dari tiga lusin orang yang terdiri dari pemimpin industri, penjelajah laut dalam, dan ahli kelautan.

Dimana mereka mengirimkan sebuah surat peringatan kepada Stockyon Rush yang juga saat ini telah menjadi korban, agar melakukan pendekatan eksperimental untuk menghindari masalah potensi Catastrophic Implosion pada kapal selam Titan.

Baca Juga: Dipatok Harga Rp 3,7 M Kapal Selam Wisata Bangkai Titanic Menghilang, Bagaimana Kronologinya?

Namun sayangnya kritik dari Lochridge dan para ahli yang menandatangani surat tahun 2018 kepada Rush ditolak.

Sebagian difokuskan pada apa yang mereka anggap sebagai penolakan Rush agar Titan diperiksa dan disertifikasi oleh salah satu agensi terkemuka yang melakukan pekerjaan semacam itu.

Lochridge melaporkan dalam catatan pengadilan bahwa dia telah mendesak perusahaan untuk melakukannya, tetapi dia telah diberitahu bahwa OceanGate "tidak mau membayar" untuk penilaian semacam itu.

Setelah mendapatkan laporan Lochridge, para pemimpin perusahaan mengadakan pertemuan untuk membahas situasi tersebut, menurut dokumen pengadilan yang diajukan oleh kedua belah pihak.

Baca Juga: Kronologi Ditemukannya Puing-puing Ocean Gate, Kapal Selam Wisata Tour Titanic yang Dinyatakan Meledak

Dokumen tersebut masuk dalam gugatan yang diajukan OceanGate terhadap Tuan Lochridge pada tahun 2018, menuduhnya membagikan informasi rahasia di luar perusahaan.

Dalam dokumen tersebut, Lochridge melaporkan mengetahui bahwa viewport yang memungkinkan penumpang melihat ke luar pesawat hanya disertifikasi untuk bekerja di kedalaman hingga 1.300 meter.

Itu jauh lebih sedikit daripada yang diperlukan untuk perjalanan ke Titanic, yang berada hampir 4.000 meter di bawah permukaan laut.

Apa Itu Catastrophic Implosion?

Lalu sebenarnya apa itu catastrophic implosion yang sudah diprediksi akan terjadi pada kapal selam Titan?

Mengutip Suara.com, Catastrophic implosion adalah sebuah kondisi gagalnya struktur kapal dikarenakan tekanan internal yang dahsyat.

Pada saat tekanan yang ada di dalam ruangan terbatas tersebut terlalu besar dan tidak mampu ditahan oleh badan kapal, maka struktur kapal akan hancur secara tiba-tiba.

Hal inilah yang menjadi penyebab adanya keruntuhan yang sangat dahsyat.

Baca Juga: Update! Kapal Selam Wisata Titanic Dinyatakan Meledak Dahsyat, Seluruh Penumpang Tewas

Sejumlah ahli pun telah memberikan spekulasi bahwa ledakan dahsyat terjadi pada Titan dikarenakan adanya kegagalan di bagian lambung kapal.

Diketahui bahwa kapal selam Titan dinyatakan meledak dan menjadi puing-puing setelah sebelumnya dinyatakan hilang saat tengah melakukan perjalanan wisata ke bangkai Kapal Titanic.

Dalam kapal selam tersebut terdapat lima orang penumpang diantaranya CEO OceanGate Expeditions Stockton Rush (61), komandan angkatan laut Perancis dan ahli selam Paul-Henri Nargeolet (77).

Selain itu seorang pengusaha dan petualang Inggris Hamish Harding (58), pengusaha Pakistan Inggris Shahzada Dawood (48), serta putranya Suleman Dawood (19).

Kini kelima korban dinyatakan meninggal dunia dalam ledakan kapal selam Titan tersebut.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Tedi Rukmana