Internasional

Sampai Telan Korban Jiwa, Ini Deretan Kota Terpanas di Asia Lengkap dengan Penyebab Terjadinya Suhu Panas

Oleh: Linda Wati Jumat 28 Apr 2023, 23:01 WIB
Ini Deretan Kota Terpanas di Asia Lengkap dengan Penyebab Terjadinya Suhu Panas

AYOJAKARTA.COM -- Belakangan ini suhu panas terasa lebih tinggi dibanding biasanya.

Di beberapa wilayah di Asia, terdapat kota yang suhu panasnya mencapai lebih dari 50 derajat celcius.

Bahkan sampai menelan korban jiwa karena naiknya suhu panas pada wilayah tersebut.

Baca Juga: Anti Panik! Benarkah Ada Kaitan Antara Gelombang Panas dan Radiasi Ultraviolet? Kepala BMKG Jelaskan Faktanya

Dihimpun AyoJakarta.com dari YouTube Metro TV pada Jumat, 28 April 2023, berikut daftar kota terpanas di Asia.

1. Kota Kusthia di Bangladesh, tercatat sejak 58 tahun terakhir yaitu 52 derajat celcius pada 15 April lalu.

2. Kota Chauk di Myanmar, tercatat suhu panas mencapai 45,5 derajat celcius.

3. Kota Bundi di India, tercatat suhu panas pada daerah tersebut bisa mencapai 45 derajat celcius.

4. Kota Tak di Thailand juga mengalami kenaikan suhu panas yang mencapai 44,6 derajat celcius.

Baca Juga: Anti Panik! Benarkah Ada Kaitan Antara Gelombang Panas dan Radiasi Ultraviolet? Kepala BMKG Jelaskan Faktanya

5. Kota Ghopur di India juga mengalami kenaikan suhu panas yang mencapai 44,6 derajat celcius.

Dikutip dari YouTube Metro Tv bahwa Ahli Iklim dan Sejarawan Cuaca menyebut ini merupakan gelombang panas yang terburuk dalam sejarah Asia.

Heat wave bahkan sudah merenggut korban jiwa, di India dilaporkan ada 13 orang meninggal dunia akibat gelombang panas.

Serta ada puluhan orang yang dirawat akibat gelombang panas yang terjadi.

Hingga pemerintah setempat memberikan himbauan untuk mengantisipasi naiknya korban jiwa dengan menutup sekolah dan melarang aktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia Masih Bisa Berlanjut, Ini Penyebabnya

Adapun penyebab naiknya suhu panas antara lain sebagai berikut:

- Pemanasan global

- Perubahan iklim, semakin hari iklim memang tidak menentu

- Dinamika atmosfer yang tidak biasa

- Gerak semu matahari

- Intensitas maksimum radiasi matahari, yang mana matahari tidak tetutup awan sama sekali

Sementara itu Dwikorita Karwati kepala BMKG, juga menyebut bahwa suhu panas yang menerjang wilayah Asia secara klimatologis disebabkan oleh gerak semu matahari.

“Suhu panas bulan April di wilayah Asia secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari, namun lonjakan panas di wilayah sub kontinen Asia Selatan, kawasan Indochina dan Asia Timur pada tahun 2023 ini termasuk paling signifikan lonjakannya,” kata Dwikorita.***(Linda Wati)

Reporter Linda Wati
Editor Wahyu Vitaarum