Internasional

Presiden Turki Tayyip Erdogan, Ucapkan Terimakasih Atas Bantuan Pemerintah Indonesia untuk Korban Gempa 7,8 SR

Oleh: Muhammad Lazuardi Iman Rabu 22 Feb 2023, 15:47 WIB
Presiden Turki

AYOJAKARTA.COM -- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan dalam pencarian dan penyelamatan pasca gempa bumi berkekuatan 7,8 Skala Richter di Antakya, Turki.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Indonesia Urban Search and Rescue (USAR) di Antakya pada Senin (20/2), Presiden Erdogan menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim bantuan Indonesia.

Tim INASAR, yang dipimpin oleh Yopi Hariyadi, dilaporkan membawa peralatan medis dan anjing pencari SAR.

Baca Juga: Turki Kembali Diguncang Gempa 6.4 M, Menewaskan 9 orang Dan Luka 294

Lebih dari 20 tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Australia, Swiss, dan Argentina, telah berpartisipasi dalam upaya penyelamatan setelah gempa bumi terjadi.

Tim INASAR berjumlah 48 personel, dilengkapi dengan dukungan 1 anjing SAR dan 2 K-9, dan telah bersertifikasi oleh International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) sejak 2019.

Koordinasi dan pengawasan upaya pencarian dan penyelamatan saat ini sepenuhnya di bawah Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD).

Tim INASAR mendirikan pos mereka di Hatay Expo, Antakya, Provinsi Hatay, dan siap membantu dalam upaya penyelamatan yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Update! Terjadi Gempa Susulan Turki M 6.4, Ditemukan 6 Orang Tewas dan 326 Luka-luka

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengapresiasi bantuan dari Indonesia dalam upaya pencarian dan penyelamatan setelah gempa bumi dengan kekuatan 7,8 Skala Richter mengguncang Antakya, Turki.

Dalam pertemuan tertutup pada Senin (20/2), Presiden Erdogan menyambut perwakilan Indonesia Urban Search and Rescue (USAR) dan menyatakan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Kami menyampaikan atas nama bangsa Indonesia, ini merupakan suatu kehormatan dapat membantu saudara kami masyarakat Turki. Indonesia juga membawa tim EMT untuk memberikan bantuan medis," ujar Yopi kepada Presiden Erdogan dikutip AyoJakarta.com dari kemlu.go.id.

Baca Juga: Turki Diguncang Gempa Susulan Bermagnitudo 6,4! Terbesar Sejak Gempa Mematikan Dua Pekan Lalu!

Tim INASAR yang dikirim oleh Pemerintah Indonesia, dengan dukungan dari Badan SAR Nasional (Basarnas), telah bergabung dengan lebih dari 20 tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai negara, termasuk Swiss, Australia, dan Argentina.

Tim INASAR, yang terdiri dari 48 personel dan dilengkapi dengan anjing pencari SAR, telah bersertifikasi oleh International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) sejak tahun 2019.

Koordinasi dan pengawasan upaya pencarian dan penyelamatan saat ini di bawah Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD).

Tim INASAR mendirikan pos mereka di Hatay Expo, Antakya, Provinsi Hatay, dan siap membantu dalam upaya penyelamatan yang sedang berlangsung.

Dalam pertemuan tersebut, Team Leader Indonesia SAR atau INASAR Yopi Hariyadi menyampaikan bahwa Indonesia akan memberikan bantuan medis kepada korban bencana.

Presiden Erdogan menyatakan bahwa ia telah menerima telepon dari Presiden Joko Widodo, yang menawarkan bantuan Indonesia dalam upaya pencarian dan penyelamatan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Erdogan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan solidaritas dari bangsa Indonesia.***(Muhammad Lazuardi Iman)

Reporter Muhammad Lazuardi Iman
Editor Wahyu Vitaarum