AYOJAKARTA.COM - Majalah asal Perancis Charlie Hebdo kembali berulah dengan membuat kartun yang mengejek Turki setelah dua guncangan gempa melanda negara tersebut.
Kartun diunggah melalui platform Twitter dengan judul "Kartun hari ini", kemudian dalam kartun tersebut ditunjukan gambar bangunan yang runtuh dan rusak, mobil terbalik, dan tumpukan puing.
Pada pojok kanan atas kartun dituliskan keterangan "Gempa bumi di Turki", sedangkan pada bawah tertulis "(Tidak) bahkan perlu mengirim tank".
Hal ini pun kemudian menuai reaksi kecaman dan rasa kemarahan dari para pengguna Twitter.
Charlie Hebdo mempunyai sejarah panjang dalam membuat kartun yang bernada vulgar, mengejek kaum islamis dan sangat menghina umat Islam.
Beberapa kartun yang diterbitkan mendapat kecaman pada masa lalu salah satunya saat majalah satir ini menerbitkan kartun karikatur Nabi Muhammad pads 2020 lalu.
Hal itu pun kemudian menuai berbagai kecaman dari negara-negara Islam seperti Turki, Pakistan hingga Iran.
Baca Juga: Mudah Ceknya! Siap-siap, Pemerintah Segera Cairkan Bansos PKH, BST, BPNT dan BLT Februari 2023 Ini
Dikutip dari sebuah artikel yang dimuat pada laman Republika.co.id dengan judul "Charlie Hebdo tak Menyesal Buat Karikatur Nabi Muhammad", direktur Charlie Hebdo Laurent Sourisseau atau akrab dipanggil Riss, mengaku tak menyesal telah mempublikasikan kartun karikatur Nabi Muhammad tersebut.
"Saya tak ingin menjadi tergantung dari rasa kesewenang-wenangan fanatik,"ujar Riss.
"Tidak ada yang perlu disesalkan," lanjutnya.
Padahal pada 2015 silam, media tersebut pernah diserang oleh kelompok bersenjata dengan jumlah korban tewas sebanyak 10 orang, sedangkan direktur Charlie Hebdo sendiri mengalami luka tembak di bahu.
Sementara kecaman pada unggahan terbaru Charlie Hebdo terkait gempa bumi yang melanda Turki menuai banyak kemarahan salah satunya yang dituliskan oleh akun @saidercan dalam bahasa Turki.
"Inilah peradaban anda! Humor dan kebencian atas penderitaan orang lain! Ribuan anak sekarat," tulis akun @saidercan***
Artikel Serupa Sudah Tayang Sebelumnya di Republika dengan Judul Charlie Hebdo tak Menyesal Buat Karikatur Nabi Muhammad