Internasional

Geger! Arab Saudi Buka Kasino dan Hotel Untuk Wisatawan Israel hingga Perbolehkan Perempuan Pakai Bikini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 29 Jan 2023, 12:48 WIB
Arab Saudi Buka Kasino dan Hotel Untuk Wisatawan Israel Hingga Perbolehkan Perempuan Pakai Bikini

AYOJAKARTA.COMArab Saudi dikabarkan berencana akan membuka kasino dan hotel yang bisa dikunjungi oleh wisatawan asing.

Lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan kasino dan hotel oleh Arab Saudi sudah disiapkan dan berada di sekitar Laut Merah.

Arab Saudi juga akan mengizinkan wisatawan asal Israel untuk berlibur di pulau tersebut.

Baca Juga: Siasat Licik Ferdy Sambo Mengkambinghitamkan Richard Eliezer Terendus, Kelakuannya Dikuliti oleh JPU

Media asal Israel, Globes, mengatakan bahwa Arab Saudi berencana akan menjadikan pulau Tiran dan Sanafir sebagai destinasi wisata, termasuk juga kasino dan hotel yang bisa dikunjungi wisatawan Israel.

Globes mengutip sumber informasi yang mengatakan bahwa Arab Saudi akan mengizinkan wisatawan Israel untuk berwisata di pulau Tiran dan Sanafir.

Selain itu, Arab Saudi juga berencana untuk membangun jembatan yang bisa menghubungkan pulau Tiran dan Sanafir dengan Mesir.

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman akan fokus pada proyek pariwisata besar yang akan berada di sepanjang pantai Laut Merah hingga Telut Eilat.

Baca Juga: Update Kasus Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur, Sopir Audi A8 Resmi Jadi Tersangka dan Berstatus Buron

Dari Globes diketahui bahwa penandatanganan perjanjian mengenai batas maritim Mesir dan Arab Saudi terjadi pada tahun 2016 lalu berada dibawah kondisi Israel, asalkan pengalihan kepemilikan pulau tidak bertentangan dengan perjanjian damai di Mesir.

Adapun perjanjian perdamaian antara Mesir dan Israel menyatakan bahwa pasukan multinasional beroperasi di pulau tersebut, dan Israel khawatir bahwa demarkasi perbatasan akan mengarah pada kendali Arab Saudi atas pintu keluar dari Eilat, dan ingin menjamin kebebasan gerak maritim Israel.

Selain itu, disebutkan juga bahwa pembukaan pulau Tiran dan Sanafir untuk wisatawan asal Israel menunjukkan keinginan Arab Saudi untuk meningkatkan upaya-upaya lebih dekat dengan Israel.

“Namun, visi ini akan diwujudkan secara bertahap dan dengan cara yang tidak memiliki signifikansi politik jangka panjang,” kata sumber tersebut, dikutip AyoJakarta.com dari Middle East Monitor pada Minggu (29/1/2023).

Baca Juga: Kesalahan Mindset! Ini Kata Habib Jafar Tentang Menghijaunya Tanah Arab sebagai Tanda Datangnya Hari Kiamat

Kemudian, seorang pejabat proyek wisata Laut Merah di Arab Saudi menuturkan bahwa Kerajaan tidak akan memberikan batasan apapun kepada perempuan dalam proyek tersebut.

Di sana, perempuan diperbolehkan dengan bebas untuk mengenakan bikini.

Dari laman Hotelier, Senior Travel Trade Director Loredana Pettinati menjelaskan bahwa selama dirinya berada di Uni Emirat Arab (UEA), proyek tersebut tidak akan membedakan antara laki-laki dan perempuan.

Kemudian, busana abaya tidak wajib, dan bukti pernikahan atau surat bukti nikah tidak diperlukan untuk menemani seorang perempuan atau memesan hotel.

Baca Juga: Dituduh Transgender, Teman Lama Bocorkan Jenis Kelamin Bunda Corla: Saya Berani Yakinkan

“Tidak akan ada larangan bagi perempuan, di seluruh wilayah Arab Saudi,” tutur Pettinati.

“Bahkan apabila anda belum menikah, anda tidak akan mempunyai masalah dengan tinggal di hotel. Kami tak akan bertanya kepada laki-laki dan perempuan apakah mereka sudah menikah atau tidak saat memesan hotel. Wanita akan bisa mengenakan bikini di Laut Merah,” tambahnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Dian Naren