KEMBANGAN, AYOJAKARTA.COM -- Sedikitnya 13 pompa apung disiapkan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat untuk menghadapi genangan saat musim hujan. Pompa apung itu disebar di seluruh kecamatan dan posko SDA di Jakarta Barat.
Kasudis SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari mengatakan, dari 13 pompa apung itu sebanyak delapan unit disebar di kecamatan dan lima unit disiagakan di posko SDA Kembangan dan Grogol Petamburan.
“Ini merupakan pengadaan dari dinas yang kemudian dibagikan ke sudis-sudis,” katanya, Kamis (29/10/2020).
AYO BACA : Antisipasi Tumbang dan Membahayakan, 5.456 Pohon di Jakarta Timur Dipangkas Sepanjang 2020
Pompa apung ini hanya memiliki kapasitas 50 liter per detik karena itulah tujuannya untuk yang menangani genangan air di jalanan. Berbeda dengan rumah pompa maupun pompa portable yang kapasitasnya bisa ratusan liter per detik.
“Jadi nantinya pompa akan bantu menyedot dan ditempatkan secara portable menggunakan selang sepanjang 100 meter,” ucapnya. Dengan adanya pompa ini, Purwanti berharap masalah genangan yang terjadi saat musim hujan bisa teratasi.
Sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta melakukan pengadaan 65 pompa air apung untuk mengatasi genangan dan banjir di jalan maupun permukiman di Jakarta. Pompa tersebut disiagakan di kecamatan rawan banjir.
AYO BACA : Sejak 6 Hari Lalu, Penambahan Kasus Covid-19 DKI Jakarta di Bawah 1000 (Update 30 Oktober 2020)
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pompa apung ini memiliki daya sedot 50 liter air per detik dan dilengkapi selang sepanjang 100 meter dengan lebar selang sekitar satu meter.
Juaini menilai, pompa air apung ini fleksibel dan sederhana karena dapat diangkat oleh dua orang.
"Setiap wilayah mendapat 13 pompa apung. Pemakaiannya cukup praktis dan sederhana sehingga dapat menjangkau ke pemukiman sempit yang tidak bisa dijangkau pompa mobile kami," ungkap Juaini, Kamis (8/10/2020).
Juaini menjelaskan, anggaran untuk pengadaan 65 pompa apung apung tersebut sebesar Rp6,5 miliar atau sekitar Rp100 juta per unitnya.
Juaini menambahkan, memasuki musim penghujan, pompa merupakan bagian penting dalam pengendalian banjir DKI Jakarta. Saat ini Dinas SDA memiliki dua jenis pompa untuk mendukung pengendalian banjir di Jakarta yakni 487 unit pompa stasioner dan 160 unit pompa mobile.
"Dengan diadakannya 65 unit pompa air apung baru diharapkan akan memaksimalkan penanganan genangan dan banjir di seluruh wilayah DKI Jakarta," pungkasnya.
AYO BACA : Dalam 2 Hari Libur Panjang, Margasatwa Ragunan Diserbu 2 Ribu Wisatawan