Jakarta Barat

Krisis Covid-19, Pencari Suaka di Kalideres Tetap Diperhatikan

Oleh: Admin Rabu 05 Agu 2020, 12:51 WIB
Para pencari suaka mendapatkan bantuan baju layak pakai untuk dewasa dan anak/ ist

TEBET, AYOJAKARTA.COM – United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau badan dibawah PBB yang berfokus pada perlindungan dan pemberian bantuan kepada pengungsi. Sejak tahun lalu, pencari suaka datang berbondong-bondong ke Indonesia untuk mencari perlindungan karena peperangan di negara mereka.

Mayoritas dari mereka datang dari Afghanistan. Dikutip dari lokadata, Fahriya Ali, salah seorang warga negara Afghanistan membeberkan alasannya memilih Indonesia untuk mengungsi.

Dia mengatakan salah satu alasannya adalah karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia. Para pencari suaka tersebar di berbagai wilayah Jakarta, salah satunya di wilayah Jakarta Barat.

Pada Selasa (04/8/2020), UNHCR memberikan bantuan kepada para pencari suaka di daerah Kalideres, Jakarta Barat. Mereka memberikan bantuan berupa 400 lembar masker dan 144 potong pakaian dalam dan baju lengan panjang untuk perempuan.

Penyerahan bantuan masker dan pakaian dalam perempuan itu dilakukan oleh perwakilan UNHCR kepada Kepala Satpol PP Kelurahan Kalideres, Cahya Melansari, di ruko sebrang gedung milik pemda, tepatnya di Jalan Bedugul, RW 017, Kalideres. 

AYO BACA : Banjiri Trotoar Kebon Sirih, Pencari Suaka Kembali Tuntut UNHCR

"Kami terima bantuan 400 masker kain dan 144 kaos anak dari UNHCR," ujar Cahya yang juga disaksikan anggota FKDM Kelurahan Kalideres, dilansir dari barat.jakarta.go.id, Selasa (04/8/2020).

Menurut Cahya, bantuan masker dan kaos selanjutnya akan diteruskan kepada koordinator perwakilan pencari suaka, Ibrahim, untuk disalurkan kepada para pengungsi lainnya di wilayah Jakarta Barat.

Bantuan masker dan kaos UNCHR tersebut dilakukan juga dalam rangka mencegah penularan Covid-19 di wilayah Kalideres, terutama para pencari suaka. Sebelumnya, mereka telah mendapatkan pelayanan kesehatan berupa rapid tes dan tes swab oleh Puskesmas Kecamatan Kalideres.

Sebagai informasi, pada September 2019, pencari suaka yang tinggal di gedung penampungan eks Kodim Kalideres mengaku kesulitan untuk mendapatkan air dan makanan. Mereka lalu pindah dan tinggal di sepanjang trotoar Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Namun sebulan setelahnya, tepatnya Oktober 2019, para pengungsi kembali diangkut ke tempat penampungan di Kalideres, Jakarta Barat. Mereka diangkut dengan bus Transjakarta yang sudah disiapkan oleh PT Transportasi Jakarta.

AYO BACA : Kamis Malam, Lokasi Penampungan Pencari Suaka Disegel Atas Nama Warga Sekitar

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati