Jakarta Barat

Sadis, Jambret di Tambora Akibatkan Korbannya Tewas

Oleh: Admin Selasa 05 Mei 2020, 17:02 WIB
Lokasi penjambretan yang menewakan pengendara wanita di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat. (Suara.com/Bagaskara)

TAMBORA, AYOJAKARTA.COM - Aksi kriminalitas penjambretan terjadi di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat, Senin (27/4/2020), hingga menyebabkan korbannya tewas karena tertabrak mobil. Korban merupakan seorang perempuan bernama Muthia Nabila (23) yang mengalami luka berat di kepala saat kejadian.

Saksi utama, E mengatakan, awalnya ia mengira terjadi kecelakaan biasa di mana ada dua sepeda motor bertabrakan melibatkan dua pria dan satu wanita. Namun, saat akan menolong, ada warga berteriak jambret, dan dua pelaku kriminal tersebut langsung menodongkan celurit kepada E dan warga lain yang akan menolong.

Takut disabet clurit, E dan warga lainnya pun urung menolong karena dalam kondisi berbahaya. Pelaku kemudian kabur, sementara korban ditolong warga menggunakan truk mini terbuka di bawa ke rumah sakit.

AYO BACA : Rampok Mobil Kepergok, Pelaku Todongkan Senpi di Depok

E menceritakan, korban terjatuh di aspal, helmnya terlepas, kepalanya membentur hebat di tanah dan tertabrak pengendara mobil. Sementara, pelaku mengenakan jaket ojek online (ojol) saat beraksi.

"Saya mau menyeberang, ada kecelakaan. Begitu dua langkah mereka jatuh di depan saya, baru juga saya mau tolongin, tiba-tiba warga dibelakang teriakin jambret. Langsung salah satu jambretnya ambil kunci motor starter dan yang satu lagi pakai jaket ojol tiba-tiba ngacungin celurit," ungkap E.

Meski sempat dibawa ke rumah sakit, namun Nabila dikabarkan meninggal dunia.

AYO BACA : Meski Tak Banyak, Angka Kriminalitas Menurun saat Pandemi Corona

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes  Audie S Latuheru mengatakan, saat mengungkap aksi kejahatan tersebut, pihaknya dibantu memperoleh informasi dari para pengendara Ojol. Dari hasil penyidikan, diketahui pelaku kerap beraksi menggunakan atribut ojol. 

Satu pelaku berinisial T berhasil dibekuk, namun terpaksa ditembak kakinya karena melawan.

Menurut Audie, para pengemudi ojol merasa kesal dengan ulah pelaku jambret tersebut yang kerap beraksi menggunakan atribut mereka.

"Jadi kami juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan Ojol yang ikut memberikan informasi. Karena salah satu pelaku itu menggunakan atribut ojek online sehingga membuat rekan-rekan Ojol yang asli itu marah, sehingga membantu kami mencari informasi yang kami perlukan," kata Audie saat jumpa pers seperti dikutip dari Instagram Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (5/5/2020).

Dalam kesempatan yang sama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya mengungkapkan bahwa T dan satu pelaku yang masih dalam pengejaran merupakan seorang residivis dengan kasus kejahatan serupa. Keduanya kerap beraksi di sekitar kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

"Pelaku yang ditangkap dan DPO itu adalah pelaku lama dan pernah ditahan dikasus yang sama, kasus jambret. Setelah tersangka keluar dia melakukan lagi," ungkap Arsya.

AYO BACA : Para Pelaku Kriminal Pengganjal ATM Diciduk Polisi

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati