JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meradang dituding warganet bahwa anggaran triliuan rupiah penyelenggaraan balap mobil Formula E berasal dari dana penanggulangan banjir.
"Itu bukan hanya tidak benar, tapi mengarang. Jadi saya tidak mau komentar ya," kata Anies di Rumah Susun Rawa Buaya, Jumat (3/12/2020).
Anies meminta kepada pihak yang menyinggung soal anggaran agar mencermatinya secara objektif. Menurutnya, informasi yang tidak benar, jika tersebar, hanya akan menimbulkan perdebatan tidak perlu.
"Saya berharap pada semua pihak yang membicarakan anggaran, kebijakan, gunakan informasi yang objektif," jelas Anies.
Selain itu, ia mengaku tengah fokus dalam menangani masalah banjir. Menurutnya, penyaluran bantuan hingga penyurutan banjir yang saat ini paling dibutuhkan masyarakat.
"Saatnya kita bersama untuk solid, meringankan beban saudara kita. Sesudah ini selesai, kita bisa diskusikan kebijakan," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf membenarkan adanya pemotongan anggaran penanggulangan banjir. Namun, itu lantaran defisit yang dialami Pemprov DKI.
Akibatnya, 118 lahan yang sudah dibebaskan untuk membenahi kali Ciliwung tidak bisa diberikan uang ganti rugi.
"Iya itu (118 bidang tanah) yang Ciliwung dibatalkan semua," ujar Juaini di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/11/2019).
Menurutnya, Dinas SDA pada tahun 2019 memiliki anggaran sebesar Rp 850 miliar untuk ganti rugi pembebasan lahan di bantaran kali dan pembangunan waduk. Sementara serapan anggaran baru mencapai Rp 350 miliar. Sehingga DPRD memangkas Rp 500 miliar sisanya. Padahal, kata Juaini, dari jumlah sisa itu sudah disiapkan Rp 160 miliar untuk pembebasan 118 lahan.