JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengimbau pungunjung Pergelaran Pecinan Batavia 2019 agar menggunakan transportasi umum.
''Lebih dianjurkan gunakan transportasi umum karena di Jakarta ini transportasi publiknya sudah baik, nyaman dan terintegrasi,'' kata Kepala Bidang Nilai Budaya dan Sejarah Disparbud DKI Karnedi, Jumat (15/11/2019).
Pengunjung boleh saja menggunakan kendaraan pribadi tetapi yang jadi kendala adalah tidak disediakan lokasi parkir di Taman Fatahillah, Kota Tua Batavia.
''Karena di sana juga tidak tersedia tempat parkir,'' kata Karnedi.
Disarankan masyarakat menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta, KRL commuterline atau transportasi berbasis daring. Apalagi Kawasan Kota Tua sangat mudah diakses dengan transportasi umum.
Karnedi memberikan contoh, masyarakat dari Bekasi maupun Bogor cukup sekali menaiki KRL commuterline tujuan Stasiun Jakarta Kota. Begitu juga dengan pengguna Transjakarta tersedia halte bus di dekat Kota Tua Batavia.
''Dari stasiun tinggal jalan kaki tidak sampai 100 meter,'' bebernya.
Pergelaran Pecinan Batavia 2019 untuk pertama kalinya dihelat Disparbud DKI di Taman Fatahillah, Sabtu (16/11/2019).
Pergelaran Pecinan Batavia 2019 diisi dengan pertunjukan drama kolosal yakni memadukan seni tari, musik dan teater serta ditambah lagu dan puisi yang berlatar belakang tahun 1740.
Selain pementasan drama, ada juga penampilan barongsai, gambang Kromong, plate spining, komunitas gasing dan gambus.
Pengunjung juga dapat mencicipi kuliner khas Jakarta dan masakan Tionghoa di berbagai stan sekaligus mengabadikan momen tersebut dengan berfoto di sejumlah arena foto yang instragamable dengan konsep Tionghoa.