JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat mengantisipasi titik rawan genangan saat musim hujan.
Menurut Kepala Sudin SDA Jakbar Purwanti Suryandari, titik rawan genangan tersebar di lima kelurahan yakni Kelurahan Rawa Buaya, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kembangan Utara, dan Tegal Alur.
''Genangan di kawasan itu karena wilayahnya dilintasi kali yang belum ditanggul atau sheetpile seperti Kali Angke dan Kali Pesanggrahan,'' ujarnya, Jumat (8/11/2019).
Lingkungan RW 01 Kembangan Utara sendiri kerap mengalami banjir saat hujan deras karena luapan Kali Angke.
Untuk mengantisipasi genangan, Sudin SDA Jakbar telah melakukan langkah antisipasi. Diantaranya pengurasan saluran air dan saluran penghubung (phb), pengerukan kali, pembangunan pintu air serta perawatan rumah pompa dan mesin genset. Selain itu, posko banjir di tiap kelurahan dan kecamatan rawan banjir juga disediakan.
Purwanti mengungkapkan, pihaknya telah membangun pintu air di Kali Angke tepatnya di kolong tol JORR W1 untuk mencengah air masuk ke saluran PHB Bojong, Rawa Buaya.
''Kapasitas pompa Waduk Bojong ditingkatkan dari enam kali 60 liter per detik menjadi tiga kali 500 liter per detik,'' jelasnya.
Sudin SDA Jakbar juga membangun pintu air yang sejajar dengan rel kereta api di Rawa Buaya. Fungsinya mencegah air masuk dari Kali Mookervaart ke Kali Semanan saat permukaan air Mookervaart sedang tinggi.