JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA -- Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan KH Maruf Amin, Polres Metro Jakarta Barat bersama jajaran TNI siap menghadapi kemungkinan adanya gangguan.
''TNI-Polri akan menghadapi siapapun yang ganggu pelantikan presiden 20 Oktober mendatang,'' kata Kepala Polres Jakbar Kombes Hengki Haryadi, Kamis (17/10/2019).
Hengki mengatakan, anggota TNI dan Polri di Jakbar selalu menjalin solidaritas bersama dalam menjaga NKRI. Terutama untuk mengawal pelantikan presiden.
AYO BACA : Pedagang Bingkai Jatinegara Belum Jual Foto Resmi Jokowi-Maruf
Acara doa bersama yang diikuti oleh anggota Polres Jakbar beserta anggota Kodim 05/03 JB digelar Rabu (16/10/2019) untuk mengharap kedamaian dan kelancaran saat pengamanan pelantikan presiden.
''TNI adalah benteng terakhir dari pada NKRI karena benteng terakhir akan dirusak oleh pihak ketiga. TNI dan Polri hanya beda seragam saja, akan tetapi tugas TNI Polri sama-sama menjaga keutuhan NKRI, menjaga ideologi NKRI,'' papar Hengki.
Hengki menambahkan, melalui acara tersebut, TNI-Polri menunjukkan sinergi kolaborasi untuk menjaga keamanan negara sehingga optimistis pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan lancar.