JOHAR BARU, AYOJAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Pusat mulai melakukan langkah-langkah untuk mencegah banjir, seiring dengan datangnya musim penghujan. Langkah antisipatif tersebut salah satunya yaitu mengeruk Kali Sentiong yang berada di wilayah Kecamatan Johar Baru.
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, alat berat digunakan untuk mengeruk kali tersebut. Adapun, pengerukan Kali Sentiong membelah tiga kelurahan yang meliputi Tanah Tinggi, Kampung Rawa, dan Kelurahan Johar Baru.
Langkah antisipatif ini, menurut Irwandi sudah lama dilakukan dengan tujuan untuk mengendalikan banjir di wilayah kawasan Johar Baru. Dia mengungkap, progres pengerukan sudah sampai di ujung Jalan Kramat Pulo RW 10 Kelurahan Tanah Tinggi dan RW 01 Kelurahan Johar Baru.
"Gerebek lumpur itu sendiri sudah dilaksanakan sejak Oktober 2020, dimulai dari Jembatan Galur," jelas Irwandi dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Senin 27 September 2021.
Irwandi juga mengingatkan kepada warga supaya membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan dan bergotong royong melakukan kerja bakti di lingkungannya masing-masing.
"Sampah jangan dibuang sembarangan ke kali, mengingat sekarang Kali Sentiong sudah dikeruk. Selain itu juga warga masyarakat ikut turun bersama Sumber Daya Air melakukan kerja bakti, agar warga merasakan kesulitan apa yang dialami oleh Pemda DKI, jangan hanya sekedar menonton saja," katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) SDA Kecamatan Johar Baru Rudi menambahkan, pengerukan saluran Kali Sentiong dilaksanakan sejak Oktober 2020, dengan total panjangnya mencapai 1,5 km. Dia membeberkan, sampai saat ini yang sudah dikerjakan sepanjang 1,2 km, serta lumpur yang dikeruk sebanyak 21 ribu meter kubik.
"Setiap hari pihaknya menerjunkan 20 personil Satgas SDA dibantu alat berat ekskavator ampibi ukuran besar dua unit, ekskavator kecil satu unit, dan 15 dump truck. Nantinya lumpur tersebut dibuang ke PLTU Ancol, Jakarta Utara," tambahnya.
Sementara itu, Camat Johar Baru Nurhelmi Savitri menjelaskan, sejak dilakukan pengerukan lumpur Kali Sentiong pada Oktober 2020 lalu hingga sekarang di wilayah Johar Baru tidak ada lagi genangan.
"Dulu sebelum dikeruk hujan sedikit saja, wilayah Kampung Rawa, Tanah Tinggi, dan Johar Baru selalu banjir. Tapi sekarang tidak lagi," ungkapnya.