Jakarta Pusat

DKI Jakarta Catat Penambahan 890 Kasus Baru Covid-19 (Update 24 Maret 2021)

Oleh: Admin Rabu 24 Mar 2021, 17:12 WIB
Ilustrasi Covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 890 kasus pada Rabu (24/3/2021). Angka ini lebih tinggi dibanding kasus pada Selasa lalu, yakni sebanyak 815 kasus.

Rekor kasus tertinggi di DKI Jakarta terjadi pada 7 Februari 2021 yaitu sebanyak 4.213 kasus. Sebelumnya, kasus tertinggi di DKI Jakarta, terjadi pada 22 Januari 2021 sebanyak 3.792 kasus.

Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 373.761 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 362.190 kasus serta 6.237 kasus meninggal dunia. 

Dari hasil tersebut, dapat diperoleh besaran kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta per 19 Maret sebanyak 5.334 kasus. Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut: 

18 Maret: 1.719 kasus

19 Maret: 1.558 kasus

20 Maret: 1.937 kasus

21 Maret: 1.638 kasus

22 Maret: 1.474 kasus

23 Maret: 815 kasus

24 Maret: 890 kasus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warganya yang tergolong lanjut usia (lansia) mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Anies pun mengimbau para lansia maupun warga yang memiliki keluarga lansia untuk mendaftar program vaksinasi Covid-19 ke laman yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

“Yuk bagi kamu yang memiliki Lansia di rumah, segera daftar untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta!” ajak Anies melalui akun Twitter pribadinya @aniesbaswedan, Minggu (21/2/2021).

Anies menerangkan, pendaftaran bisa dilakukan melalui laman http://dki.kemenkes.go.id. Di laman tersebut bakal tertera form pengisian formulir bagi lansia yang mengajukan diri untuk mengikuti program vaksinasi.

Reporter Admin
Editor Firda Puri Agustine