Jakarta Pusat

Motor dan Mobil Serobot Jalur Khusus Sepeda, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Oleh: Admin Senin 08 Mar 2021, 06:38 WIB
Sebuah mobil mewah nekat masuk jalur sepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin/dok: Instagram @koalisipejalankaki

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Sejumlah kendaraan bermotor kedapatan memasuki jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun meminta masyarakat untuk disiplin.

Menurut Ariza, persoalan ini tidak bisa ditimpakan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pemprov DKI sudah membuatkan jalurnya, sarananya, dan regulasinya. 

"Tugas masyarakat untuk patuhi, taati, sehingga bisa tertib, disiplin dan memberi kesempatan kepada semua," kata Ariza di kepada wartawan di GOR Baseball Rawamangun, Jakarta Timur, Ahad (7/3). 

Pesepeda dan pengemudi kendaraan bermotor harus melaju di jalur masing-masing yang telah disediakan. "Yang pesepeda di jalurnya, tidak boleh menggunakan jalur lain. Sepeda motor juga jangan mengganggu jalur sepeda. Jadi masing-masing," ujarnya. 

Riza menambahkan, ia berharap kehadiran jalur sepeda terproteksi itu bisa membuat masyarakat beralih gunakan sepeda dalam beraktivitas sehari-hari. "Kami ingin bahwa ke depan masyarakat kita menggunakan sepeda tidak hanya untuk kepentingan olah raga, rekreasi, tetapi ke depan bisa menjadi alat transportasi," ujarnya. 

Pembangunan jalur sepeda terproteksi Sudirman-Thamrin masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir Maret 2021. Jalurnya akan dibuat sepanjang 11,2 kilometer dengan lebar dua meter. 

Meski belum rampung, jalur tersebut sudah memasuki masa uji coba sejak Jumat (26/2) lalu. Namun, sejumlah kendaraan bermotor kedapatan masih banyak memasuki jalur yang sudah diberi pembatas itu. 

Salah satunya sebuah mobil mewah yang masuki jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman pada Sabtu (27/2). Video kejadian ini viral di media sosial karena pengemudinya sempat membunyikan klakson agar pesepeda di depannya memberikan jalan. 

Reporter Admin
Editor Husnul Khatimah