Jakarta Pusat

Antisipasi Potensi Banjir, Kelurahan Bukit Duri Siapkan 3 Posko

Oleh: Admin Senin 01 Feb 2021, 12:35 WIB
Ilustrasi (dok AyoMedia Network)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kelurahan Bukit Duri masuk ke dalam daftar 34 kelurahan yang rawan bencana banjir karena daerahnya berada di daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung.

Lurah Bukit Duri, Achmad Syarief mengungkapka, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi potensi banjir di musim hujan kali ini.

AYO BACA : Cerita Wagub DKI Ariza Beri Semangat Petugas Pemakaman Khusus Covid-19

"Kami sudah siapkan tiga lokasi. Biasanya kan hanya di kantor kelurahan. Dua lantainya bisa dipakai. Tapi karena ini sedang pandemi, kami siapkan dua lokasi lainnya yakni di Gedung PKK di RW 08 dan di RW 12 ada Musala Al Hidayah," kata Syarief dikutip dari beritajakarta.id, Senin (1/2/2021). 

Posko kesehatan pun direncanakan akan dibangun di dua lokasi yakni di kantor Kelurahan Bukit Duri dan Gedung PKK di RW 08. Namun, untuk posko kesehatan akan diupayakan bergiliran agar semua pengungsi mendapat pemeriksaan kesehatan yang optimal.

AYO BACA : 6 Puskemas Kecamatan Disiapkan untuk Vaksinasi Massal di Jaktim

Syarief juga menjelaskan, dalam masa pandemi ini, ia menerapkan kebijakan khusus untuk pengungsian yakni akan memisahkan warga yang lanjut usia dengan warga lainnya. Hal itu ditujukan agar warga lansia terhindar dari berbagai penyakit termasuk Covid-19.

Pihaknya juga akan memisahkan lokasi pengungsian warga yang positif terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dengan warga lain.

"Ada wacana untuk rapid test antigen juga kepada pengungsi supaya menghindarkan yang Covid menularkan pada yang lain. Tapi kalau rapid test antigen belum bisa, kami upayakan untuk rapid test antibodi saja," jelasnya.

Syarief menambahkan, pihaknya juga sudah mengadakan rapat koordinasi dengan RT, RW serta warga agar siap menghadapi banjir kapanpun. Meski sementara ini, Kelurahan Bukit Duri masih aman dan belum mengalami banjir.

"Untuk sosialisasinya juga kepada warga yang punya rumah dua lantai agar sebisa mungkin mengosongkan lantai satu di musim hujan ini. Jadi semua aktivitas baiknya di lantai dua saja agar aman," ucap Syarief. 

AYO BACA : Isi Kekosongan Kompetisi, Maman Latih SSB

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono